Jumat, 20 Maret 2015

manfaat chlorella sebagai aditif untuk pakan unggas

Selama puluhan tahun,antibiotik digunakan sebagai aditif pakan (feed additive) untuk memicu pertumbuhan(growth promoters) pada ternak unggas.namun dalam perjalanan waktu.disinyalir penggunaan AGPs menimbulkan berbagai efek negatif terhadap konsumen yang mengkonsumsi produk ternak.salah satunya perpindahan bakteri resisten yang bersifat patogen dari ternak ke manusia

chlorella mengandung klorofil dalam konsentrasi tinggi dibandingkan spirulina atau lucerne
www.telegraph.co.uk
Dalam pencarian alternatif antibiotik,berbagai bahan dicoba,dan kebanyakan hasilnya belum menunjukan konsistensi yang mantap.Asam-asam organik(organic acids) misalnya,diketahui dapat mereduksi komponen-komponen toksik yang dihasilkan oleh bakteri.Caranya? dengan mengubah morfologi dinding usus sehingga menghalang-halangi kolonisasi dari bakteri-bakteri patogen.namun demikian,penggunaan asam organik dapat minumbulkan problem-problem korosi,keamanan pekerja,stabilitas vitamin pada premiks,dan stabilitas dari pakan

Chlorella Sebagai Zat aditif
para peneliti kemudian melirik bahan-bahan alami yang tersedia di alam.Alga mikro yang dapat berkembang dengan pesat (bisa dipanen  hanya dalam waktu seminggu sejak dikultivasi) mendapat perhatian untuk diteliti dan digunakan dalam pakan ternak lantaran memiliki banyak keunggulan

Alga mikro adalah tanaman yang bersel tunggal (single cell) dapat tumbuh dengan baik diperairan air tawar maupun di laut contohnya ialah ganggang air.Tumbuhan renik ini dapat tumbuh10-20 kali lebih cepat dari tanaman tingkat tinggi,Selain merupakan sumber nutrisi,kultivasi alga mikro ini juga sangat ramah lingkungan.ditempat tumbuhnya,diketahuai bahwa alga mikro ini dapat mengurangi pencemaran atau polusi air,misalnya akibat pembuangan air limbah industri,Tercatat,Alga mkro terdiri dari setidaknya kurang lebih 3.000 species Tanaman super kecil ini (berukuran 2-10 mikrometer atau setara dengan partikel debu) menyimpan potensi sebagai aditif pakan ternak untuk berbagai jenis ternak

manfaat chlorella
Chlorella Bukanlah "barang baru" didunia ilmu nutrisi ternak,pada tahun 1924 ilmuwan dari negara jerman Garder dan Ultsh telah mencoba memanfaatkan chlorella untuk imbuhan pakan ternak domba dan pada tahun 1961 nakamura seorang ilmuwan dari jepang pun menggunakan ganggang hijau (chlorella) ini sebagai aditif pakan untuk berbagai jenis hewan.selain itu nakamura juga mencoba berbagai bentuk pemberiannya.Diketahuinya bahwa ganggang air atau chlorella yang diberikan dalam bentuk pasta lebih mudah dicerna dibandingkan dalam bentuk serbuk.dalam takaran atau dosis tertentu,pemberian chlorella mampu meningkatkan performa ternak.Akhirnya,nakamura membuat semacam standar untuk takaran pemberiannya.Misalnya takaran chlorella dalam bentuk pasta,untuk unggas diberikan 20 gram per ekor,untuk kambing diberikan 1.5 kg per ekor dan untuk pakan ternak sapi diberikan 2 sampai 3 kg per ekor,sedangkan dalam bentuk bubuk atau powder harus diberikan lebih dari 5% dari diet harian.Chlorella dalam bentuk pasta memberikan pertambahan berat badan 2 kali lipat dibandingkan dalam bentuk serbuk

Penambahan chlorella pada makan ayam petelur pun ternyata dapat meningkatkan kualitas telur tetas Sebuah penelitian yang dilakukan Oleh Dharmayanti memperlihatkan pemberian chlorella dalam pakan dengan konsentrasi 0.05 sampai 0.15% mampu meningkatkan pertambahan berat badan,meningkatkan tampilan dan komposisi karkas dan efisiensi nilai ekonomis pemeliharaan ayam kampung dan broiler.hal ini tidak terlepas dari peran fisiologis chlorella yang mampu meningkatkan biomorfometri usus halus ayam yang meliputi panjang,berat absolut dan lainnya



manfaat chlorella sebagai aditif untuk pakan unggas Diposkan Oleh: Anton Nb