Kamis, 03 Oktober 2019

Tips dalam membina hubungan yang baik dengan atasan

Jangan berharap memperoleh promosi atau kenaikan gaji, bila hubungan Anda dengan atasan atau pimpinan tempat anda bekerja tidak terjalin baik.

Tak perlu kecil hati, coba kenali atasan anda lebih baik lagi. Bagi anda yang berniat untuk cari muka kepada atasan anda,Buatlah catatan khusus mengenai hal-hal yang dapat mendorong atasan Anda untuk menaikan gaji atau jabatan. jangan lupa, meski ada kriteria tertentu, pertimbangan-pertimbangan pribadi turut menentukan kenaikan upah dan pangkat Anda.



Mulailah mengamati aspek-aspek psikologis pada diri atasan Anda, baru tentukan langkah yang paling tepat untuk menghadapinya. Barangkali kepribadian pimpinan Anda seperti ungkapan ini:
  • Pemikir
    Sebagai seorang intelektual, atasan Anda tergolong orang yang berpikir secara teliti dan rapi. Ia memusatkan perhatian pada setiap keterangan yang nyata dan benar. Ia cenderung memilih ruang kerja yang rapi, menyukai baju-baju sederhana dan konservatif. Yang ia inginkan dari Anda ialah gambaran terperinci mengenai berbagai kemungkinan dan situasi yang akan timbul, khususnya dengan pertimbangan yang cermat dan tepat.
  • Perasa
    Atasan Anda lebih memusatkan perhatian pada emosi dan tingkat reaksi yang mendalam. Baginya, hubungan kekeluargaan sangat penting. Ia mungkin memiliki foto-foto keluarga dan benda-benda kenangan lain di ruang kerjanya. Ia ingin mendengar sendiri dari Anda bagaimana perasaan Anda tentang pekerjaan dan hubungan dengan rekan-rekan sekerja.
  • Tanggap
    Ia mempunyai perhatian yang disesuaikan dengan perasaan dan tanggapannya terhadap sesuatu hal. Ia mungkin saja asal-asalan mengatur ruang kerjanya dan berpakaian sangat sederhana. Yang ia harapkan adalah pengalaman Anda dan sangat tertarik pada kemampuan Anda menyelesaikan persoalan.
  • Intuitif
    Ia senantiasa memahami persoalan sesuai dengan suara hati yang berorientasi pada target keberhasilan di masa akan datang. Mungkin ia kurang memperhatikan sekelilingnya, ceroboh dan berpenampilan seenaknya. Ia lebih ingin mengetahui apa-apa yang akan terjadi kemudian dan juga tentang rencana-rencana jangka panjang.
Jika anda sudah berhasil membuat kesimpulan atas kepribadian atasan, Kumpulkan pula berbagai keterangan yang menunjang penyidikan Anda. Dengan catatan tersebut, Anda bisa menentukan saat yang tepat pula untuk mengajukan "tuntutan" Anda.
  1. Catatlah kebiasaan-kebiasaan pimpinan Anda dan cita-cita atau sasaran yang pernah direncanakannya.
    Selidiki apa-apa saja yang pernah dilakukannya untuk perusahaan, baik yang berhasil maupun yang tidak. Misalnya langkah efisiensi untuk meningkatkan Produktivitas kerja atau lainnya. Keterangan ini diperlukan agar Anda dapat mempersiapkan diri menjawab kritik atasan tentang prestasi kerja Anda.
  2. Ketahuilah dengan tepat, bagaimana posisi atasan Anda sekarang.
    Hal yang paling penting ialah menyadari posisinya sebagai orang yang berkuasa. Apakah ia sedang menanjak atau tetap pada jabatannya? Tanda-tanda kekuatannya bisa Anda simak, termasuk besar dan lokasi ruang kerjanya, Misalnya di ruang khusus, atau mendekati ruang atasan yang lebih tinggi. Dengan keterangan ini, Anda dapat memperkirakan seberapa besar pengaruh yang dimilikinya. Apakah ia dapat melakukan upaya untuk memperjuangkan tuntutan Anda ataukah keputusannya harus mendapat persetujuan lagi dari beberapa pihak? Bila atasan Anda baru saja memperoleh kenaikan pangkat, Bisa jadi ia akan merasa terancam bila menghadapi pengajuan diri Anda, dalam hal ini ada baiknya menunda dulu tindakan Anda.
  3. Usahakan selalu berhati-hati pada situasi sekeliling yang sedang dialami pimpinan Anda.
    Perhatikan baik-baik, apakah ia lebih ceria pada pagi ataukah sore hari? Mungkin ia lebih santai pada hari Jumat atau menjelang hari libur sebab Senin pagi disibukkan dengan rencana-rencana sepekan. Suasana hatinya mungkin juga dapat dipengaruhi oleh peristiwa khusus. Apakah ia lebih mudah diajak berunding setelah keberhasilan anaknya? Catat pula tanda-tanda semacam itu untuk pegangan Anda bisa memanfaatkan perasaan senang yang dialaminya untuk mengajukan gagasan Anda.
Sekarang anda sudah memiliki catatan lengkap Pimpinan, tinggal merencanakan langkah-langkah selanjutnya. Jika kenaikan upah atau promosi bukan sasaran paling dekat, penggunaan catatan Anda untuk menjalin hubungan yang lebih baik dengan pimpinan. Bagaimanapun, penilaian atasan Anda terhadap kegiatan dan tindakan Anda sehari-hari tentu akan semakin baik pula.

Tips dalam membina hubungan yang baik dengan atasan Diposkan Oleh: Anton