Benderang Setelah Tumor Berlalu

temulawak

Jangan sepelekan bola mata memerah. Boleh jadi itu tanda kebocoran pembuluh darah ke otak yang menyebabkan gangguan penglihatan. Konsumsi daun sirsak membantu mengurangi penderitaan.

Meliyana menemukan bagian putih pada bola mata kiri memerah, persis di bagian bawah iris alias lingkaran hitam di bola mata. Karena tak merasakan sakit, ia menduga itu iritasi biasa. Meliyana mengobati dengan meneteskan cairan obat tetes mata yang dibeli di apotek.

Kondisi mata meliyana: awal Juli mata kiri masih bengkak dan merah (kiri) dan pada Februari mata kiri sudah membaik

Kondisi mata meliyana: Juli mata kiri masih bengkak dan merah (kiri) dan pada Februari mata kiri sudah membaik

Sebulan berlalu, bola mata masih memerah. Penasaran, Meliyana memeriksakan diri ke dokter spesialis mata. Menurut dokter tak ada masalah serius pada mata kirinya. Dua minggu menggunakan obat tetes, tetap tak ada perubahan. Bahkan kacamata baru yang diresepkan tak ia pakai karena menyebabkan mata menjadi sakit.

Table of Contents

Kebocoran pembuluh darah

Semakin lama kondisi mata Meliyana kian parah. “Mata bengkak, bola mata menonjol, dan setengah mata bagian bawah merah. Rasanya pegal, tepatnya di bagian atas alis. Pinginnya diurut terus meski tidak boleh dilakukan,” kata perempuan 29 tahun itu. Meliyana juga mulai mengalami gangguan penglihatan.

Bahkan, suatu pagi Meliana tak bisa membuka mata. Perempuan kelahiran Tangerang itu harus mencuci mata dengan air dingin dan mengompresnya dengan es selama 5—10 menit sebelum bisa membuka mata. Tak pelak kacamata hitam pun menjadi temannya selama beraktivitas di luar rumah.

Karena semakin tak nyaman dengan kondisi matanya, Meliyana mendatangi dokter spesialis mata. Dokter memberi obat berupa kapsul. Selama meminum obat itu 2 minggu ia dilarang menyusui.

Selang 2 minggu obat habis, tapi tidak ada perubahan, matanya tetap bengkak dan merah. Saat kontrol berikutnya dokter menyarankan Meliyana untuk menjalani pemeriksaan CT Scan (Computer Tomography).

Dari hasil CT Scan diketahui vena optalmika mata kiri Meliyana lebih besar daripada kanan. Untuk lebih memastikan jenis penyakit yang menimpa Meliyana, dokter menganjurkan untuk pemeriksaan lanjutan dengan Digital Substraction Angiografi (DSA).

Menurut Yusuf Riyanto, farmakolog di Klinik Aura Medika Cimanggis, Depok, Jawa Barat, pemeriksaan cerebral DSA dilakukan untuk mengetahui kemungkinan pasien mengalami gangguan fungsi sensorik dan atau motorik, salah satunya gangguan di mata.

Meliyana enggan menjalaninya, lalu berkonsultasi dengan beberapa dokter ahli spesialis saraf. Hasilnya, ketiga dokter yang dikunjungi memberi jawaban sama, Meliyana diminta untuk menjalani DSA. “Analisis dokter mengatakan kemungkinan ada semacam kebocoran pembuluh darah yang merembes ke mata dan harus ditambal,” tutur ibu rumahtangga itu. Untuk memastikan ada atau tidaknya kebocoran itu, tak ada pilihan lain kecuali menjalani DSA.

Terdeteksi Tumor

Sambil menunggu rencana pemeriksaan DSA, dokter menganjurkan Meliyana melakukan terapi sendiri. Caranya dengan menekan sekuatnya pembuluh darah di leher kiri dengan 3 jari tangan kanannya selama kurang dari 30 detik. Terapi itu bertujuan untuk mengurangi pembengkakan. Tak kunjung sembuh Meliyana pun berencana mencari kesembuhan ke Singapura atau Malaysia.

Perjumpaan dengan beberapa teman sesama hobi mancing menggagalkan rencana itu. Seorang teman menyarankan Meliyana mendatangi dr Paulus Wahyudi Halim Med Chir, dokter dan herbalis di Tangerang, Banten.

Setahun setelah keluhan pertama, Meliyana mengunjungi dr Paulus sambil membawa semua hasil pemeriksaan sebelumnya. “Dalam istilah kedokteran pembengkakan itu disebut tumor. Tumor bisa jinak dan ganas.

Tumor ganas menyebar ke jaringan lain. Tumor jinak tidak menyebar ke jaringan lain, tapi kalau membesar bisa menekan jaringan lain,” kata alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Degli Studi Padova, Italia, itu. Pembengkakan pada mata Meliyana tergolong tumor jinak.

Kombinasi ramuan herbal

ekstrak Temu lawak, bermanfaat meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Temu lawak, bermanfaat meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Paulus meresepkan daun sirsak yang dikombinasikan dengaan herbal lain. Sebab tak ada peluru ajaib untuk menembak satu penyakit.

Pada kasus Meliyana mantan direktur Rumahsakit Sitanala, Kabupaten Tangerang, Banten, itu menambahkan sambiloto Andrographis paniculata untuk meningkatkan kekebalan tubuh;

temu lawak Curcuma xanthorriza, memperkuat hati sehingga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh; dan temuputih Curcuma zedoaria yang berperan sebagai antiradang. “Peran herbal baru sebagian. Sebagian yang lain tergantung pada faktor seperti sikap, gaya hidup, dan kondisi kejiwaan pasien,” kata Paulus. Menurut Paulus penyerapan obat di usus lebih baik, jika pasien tak stres.

Dokter Prapti Utami, dokter dan herbalis di Bintaro, Tangerang Selatan, Banten, menuturkan selain konsumsi herbal, pasien juga mesti berpikir positif dan tenang sehingga tidak stres. Dengan begitu jalan kesembuhan mudah diraih.

Meliyana mengonsumsi kombinasi herbal itu 3 kali sehari masing-masing satu kapsul. Selain herbal dalam bentuk kapsul, Meliyana juga mengonsumsi 2 herbal lain dengan cara diseduh, masing-masing diminum 2 dan 3 kali sehari. Empat bulan kemudian, kondisi mata kian membaik. Indikasinya rasa nyeri dan pegal di daerah sekitar mata kiri hilang. Pada awal November, bengkak mulai mengecil dan warna merah mulai sedikit menghilang. “Mata rasanya ringan,” katanya senang.