Anton-Nb
Produk cuka apel

Cuka Apel Teratas dalam Kualitas

Oles wajah dengan La Tamba setiap pagi, selama 1 minggu. Noda hitam atau jerawat hilang dan wajah kinclong kembali. Untuk keramas, boleh dicoba, hasilnya memuaskan ketombe hilang dan rambutpun berkilau.
Itu sekadar sisi lain penggunaan La Tamba oleh sebagian masyarakat. Manfaat utama cuka apel itu menyembuhkkan penyakit energi seperti asam urat, darah tinggi, kolesterol, diabetes, darah tinggi, osteoporosis, dan maag.
Di Amerika Serikat cuka apel menjadi konsumsi sehari-hari. Sebagai minuman kesehatan, cuka hasil fermentasi buah apel segar itu memang dapat membantu mengatasi gangguan berbagai penyakit metabolisme. Tidak aneh kalau di Indonesia pun mulai banyak yang mengkonsumsinya. Buktinya, produk-produk cuka apel impor maupun lokal membanjiri toko-toko obat dan pasar swalayan.
“Ada belasan merk cuka apel yang beredar di pasaran dengan harga bervariasi,” kata Ir. Susilo Yuwono, direktur utama CV Natural Food Industry, produsen La Tamba. Namun, menurut ayah 2 putri itu konsumen harus hati-hati memilih. Sebab, tidak semua produk diproduksi mumi dari apel segar. Beberapa produsen menggunakan gula atau tepung ditambah sedikit apel. Rasanya asam sekali dan kurang berkhasiat, hanya cocok untuk memasak.

Probiotik aktif

Gambar cukavinegar 1280x718 Cuka Apel Teratas dalam Kualitas
apple cider vinegar

“La Tamba 100 % dibuat dari apel segar pilihan. Makanya kami berani bersaing dan diuji dengan produk impor sekalipun,” imbuhnya. Tak berlebihan, peraih Asean Best Executive Award 2003 sampai 2004 itu mengklaim kualitas produknya yang terbaik.
Untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitasnya . NFI dibantu F-Technopark, lembaga milik Fakultas Teknologi Pertanian IPB yang berkompeten diantaranya di bidang konsultan, R&D dan pembinaan pengembangan UKM, selain pengalamannya dengan dunia usaha baik dalam maupun luar negeri.
Itulah sebabnya, di antara sekian banyak poduk sejenis hanya La Tamba yang masih mengandung probiotik aktif (bakteri cuka aktif). Bakteri itu berfungsi sebagai pengawet alami, menghasilkan enzim, asam amino, dan mother.
Mother adalah selulosa alami terbaik yang kaya probiotik untuk membantu pencernaan aktif. Dalam kemasan ia tampak seperti endapan. Semakin lama disimpan, endapan kian banyak.
Itulah sebabnya La Tamba digolongkan sebagai functional food. Pada hakekatnya La Tamba bukan tergolong obat, tetapi makanan yang mempunyai manfaat plus.
Produk-produk cuka apel tanpa mother dapat dipastikan melalui proses pasteurisasi. “Kami tak melakukan pasteurisasi dan sterilisasi yang mematikan bakteri berguna, dan merusak zat gizi akibat pemanasan” kata Yuwono. Itu artinya sanitasi lingkungan, alat, dan bahan baku yang digunakan benar-benar terjaga.
Seluruh peralatan yang bersentuhan dengan bahan baku terbuat dari stainless stell dan didesain dengan teknologi tepat guna. Bahkan pengemasan pun secara khusus.

Kemasan kecil

Diakui Yuwono, La Tamba lebih mahal dibanding produk lain sebagai konsekuensi kualitas. “Yang saya kejar kualitas hingga La Tamba mencapai standar internasional,” ujar alumnus Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga Institut Pertanian Bogor itu.
Menurutnya menggunakan campuran karbohidrat lain dalam fermentasinya (tepung atau gula) dan harga jauh lebih murah tapi khasiatnya sangat kurang. Hal ini dilakukan biasanya untuk membuat cuka masak. Rasanya sangat asam dan dampaknya kurang baik terhadap kesehatan
Cuka apel asli bermanfaat karena buah apel itu sendiri kaya akan kandungan gizi. Ia boleh dibilang rajanya buah dilihat dari kandungan asam amino esensial, mineral, dan vitamin. Oleh karena itu pula apel yang dipakai sebagai bahan baku harus diperhatikan tingkat kesegaran, ketuaan, tidak tercemar residu, dan jenisnya.
Dibanding produk-produk impor yang asli, La Tamba masih tergolong murah. Di tingkat pengecer cuka apel produk impor ditawarkan Rp400.000 sampai Rp700.000/liter. Sebuah MLM (multy level marketing) malah menjualnya Rp1,4-juta/liter. Sementara La Tamba untuk kemasan botol besar 360 ml hanya Rp25.000 sampai Rp30.000. “Sekarang kami juga mengeluarkan kemasan botol kecil 250 ml yang harganya berkisar Rp 17.500 – Rp 20.000 Maksudnya agar harga terjangkau semua lapisan masyarakat,” tuturnya.

Sunandar Agus

Most popular

Most discussed