Anton-Nb

Di Akuarium Pun Tetap Mempesona

Cobalah bersnorkeling di Batutiga, Tepekong, Bali. Di kedalaman 20 m, pesona beragam terumbu karang bercorak warna-warni seperti karang tanduk hijau, karang jahe, dan karang pencakap merah akan menohok mata. Belum lagi liukan koral lunak seperti Xenia sp dan Dendronephytha sp akibat terpaan arus. Semua tampak begitu mempesona. Dengan menata, keindahan itu dapat dipindahkan ke akuarium.

Menata terumbu karang di akuarium laut bak pelukis saat mulai menggoreskan cat di kanvas. Ketika itu segala inspirasi di benak ditumpahkan hingga lahir sebuah karya seni indah. “Menata terumbu itu perlu kepiawaian agar diperoleh hasil akhir terbaik seperti yang diinginkan,” ujar Jimmy Kuncoro Wardana, perancang akuarium laut di Surabaya.

Menurut ayah 1 putri itu, letak terumbu karang tidak boleh sembarangan. Prinsip asal terlihat penuh harus dibuang jauh-jauh. Maklum kesalahan pada awal penataan berbuntut panjang dan fatal. Apalagi jika ekosistem di dalamnya sudah berjalan. “Bisa-bisa seluruh terumbu karang terbongkar lagi. Itu pemborosan dan ekosistem harus dibuat dari nol lagi,” kata Jimmy. Padahal untuk membuat ekosistem akuarium laut diperlukan waktu 3 bulan.

Terumbu karang merupakan mahluk hidup dan lahir dengan karakteristik sendiri. “Mereka perlu diperlakukan seperti di habitat asli,” ujar Thomas Sudirgo dari Aquarista, perancang akuarium laut di Jakarta Pusat. Beberapa karakteristik itu antara lain kepekaan terhadap sinar, kekuatan terhadap arus, daya racun, dan predator. Batu hio, misalnya, ia peka sinar, sebab itu cocok diletakkan di tengah-tengah akuarium yang berarus sedang.

Masukkanlah terumbu karang yang telah mengalami proses adaptasi terlebih dahulu. Jangan yang langsung diambil dari laut karena berisiko tinggi, mudah mati. Di kios-kios penjualan perlengkapan akuarium laut biasanya tersedia. Dengan begitu anggota filum Cnidaria itu dapat bertahan hidup lebih dari 6 bulan. Namun, sebaiknya belilah dari penjual yang Anda kenal lantaran sulit dibedakan antara karang yang sudah diadaptasikan dan yang belum.

  1. Sisakan tempat lapang
  2. bedding aquarium Di Akuarium Pun Tetap Mempesona
    Menurut Saii’ul, pendekor akuarium laut di Bali, bagian dasar akuarium dapat diberi pasir dan setumpuk karang palsu dari bahan semen, pasir, dan kapur. Tinggi tumpukan bisa mencapai 1/4 tinggi dari dasar akuarium. “Setelah itu terumbu karang seperti tanduk hijau, karang jahe, dan karang pencakap merah misalnya dapat disusun. Namun, sisakan tempat lapang di depan akuarium agar ikan mudah dilihat,” ujar Saiful.

  3. Disusun dari tengah
  4. karang buatan Di Akuarium Pun Tetap Mempesona
    Nyaris semua terumbu karang perlu sinar matahari untuk fotosintesis. Di akuarium, terumbu perlu ditata dari tengah hingga ke dekat permukaan air. Penataan itu selain membuat jumlah terumbu karang yang ditaruh lebih banyak, mereka juga memperoleh cahaya lampu lebih merata untuk fotosintesis.

  5. Sifat Predator alami
  6. Sebagian spesies terumbu karang diketahui bersifat predator. Jenis-jenis ini umumnya berwarna cemerlang, merah, kuning, dan jingga seperti seroja merah Dendronephthya sp, akar bahar Gorgorian, dan polip matahari Tubastrea sp. Mereka biasanya ditaruh di tempat berarus sedang agar mudah menjerat plankton. Untuk pemula jenis-jenis ini sebaiknya tidak dipilih karena sulit dipelihara

  7. Beri aditif
  8. Untuk mempertahankan kelangsungan hidup, setelah disusun terumbu karang perlu diberi tambahan suplemen seperti strontium dan iodium. Strontium dibutuhkan agar koral berkerangka seperti kolang-kaling Plerogyra sinuosa, karang kuku Euphyllia ancora, karang otak Tracyphyllia hidup lebih lama. Namun, jika isi akuarium dominan karang lunak seperti karang cabe, seroja merah Dendronephthya, payungan Sarcophyto, jamur-jamuran, sponge, polip, dan akar bahar gorgonian berikanlah iodid.

  9. Polip tidak berkembang
  10. Pada beberapa kasus, arus yang tidak sesuai bisa memberi pengaruh buruk terhadap terumbu karang berpolip seperti batu hio goniopora, babut Euphylliadivisa, dan polip matahari Tubastrea sp. Arus terlalu kuat atau lemah membuatpolip mereka tidak berkembang maksimal.

  11. Arus sedang
  12. filter air Di Akuarium Pun Tetap Mempesona
    Selama ini arus sedang paling banyak diaplikasikan dalam akuarium laut karena mirip dengan kondisi sebenarnya. Jenis terumbu seperti pagoda Turbinaria sp dan babut Euphyllia divisa menyukai arus seperti ini.

  13. Karakter unik
  14. Beberapa terumbu karang memiliki karakter unik seperti dapat bergeser. Sebab itu jangan heran ia selalu berpindah-pindah tempat seperti karang piring Heliofungia. Yang lain seperti anemon pantat merah Heteractis mangifera malah pelan-pelan bisa berjalan. Ada juga jenis seperti kumpulan butiran jagung, yakni anemon jagung Entacmea quadricolor.

(Sunandar Agus)

Sunandar Agus

Add comment

Most popular

Most discussed