Kiat Menjadi Seorang Manager, Fungsi Dan Pengertian Manager Dalam Dunia manajemen

Manajer baru di kantor anda telah terpilih, dan manajer itu adalah Anda. Tentu kabar gembira bagi Anda, karena itu penghargaan atas prestasi Anda selama ini.

Dan, otomatis, Anda juga mendapat kenaikan gaji yang lumayan. Tapi tunggu, jangan keburu senang dulu, sebab pekerjaan dan tugas manajer pasti bertambah hingga dua kali lipat, atau bahkan lebih.

Dalam Suatu Organisasi, Apakah Peranan Seorang Manager?

Menjadi manager artinya Anda kini memiliki bawahan dan harus menjadi pemimpin bagi mereka. Fungsi manajemen dan tugas manajer tidaklah mudah ,menjadi seorang manajer berarti Anda yang menentukan dead-line, mendelegasikan tugas, dan mengevaluasi hasil kerja mereka.

what does a manager do in the workplace 1919121 Final

Perbedaan manajer vs pemimpin

Mengontrol bawahan atau team kerja dalam suatu entitas untuk mencapai tujuan bersama adalah apa yang menjadi tugas utama seorang manager. Sedangkan Kemampuan untuk mempengaruhi orang lain, memotivasi, dan memberdayakan orang lain untuk berkontribusi pada pencapaian organisasi disebut sebagai kepemimpinan.

Pemimpin dan manajer dibedakan oleh kemampuan mereka untuk mempengaruhi dan menginspirasi dibandingkan menggunakan kekuasaan dan kendali mereka.

Fungsi manajemen bertujuan untuk mencapai suatu tujuan perusahaan dengan mengadopsi proses seperti penganggaran, penataan organisasi, dan personel, sedangkan para pemimpin lebih tertarik pada perencanaan ke depan dan memanfaatkan peluang.

Dapatkah Seorang Manager Menggantikan Peran Seorang Pemimpin?

Pengertian manajer adalah orang yang bekerja untuk sebuah perusahaan dan mempunyai tanggung jawab atas empat fungsi manajemen utama yaitu perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, dan pengendalian. Namun, apakah semua manajer dapat dikatakan sebagai seorang pemimpin?

Sebagian besar Manager memiliki peluang untuk dikatakan sebagai seorang pemimpin, namun hanya jika mereka mampu melaksanakan kewajiban kepemimpinan manajemen, yang meliputi komunikasi, motivasi, inspirasi, dan nasihat, serta memotivasi staf untuk mencapai tingkat produktivitas yang lebih tinggi.

Sayangnya, tidak setiap manajer dapat dikategorikan sebagai pemimpin. Karyawan mematuhi arahan Manager mereka karena mereka terpaksa melakukannya, Hal ini bebeda dengan Seorang Pemimpin.

Dimana Bawahan akan melaksanakan perintah bukan atas dasar keterpaksaan. Jadi Seorang manager tidak dapat serta merta dikatakan sebagai seorang pemimpin

Cara Meningkatkan Kemampuan Kepemimpinan Anda

fungsi manajemen dan cara meningkatkan skill kepemimpinan anda

Tingkatkan Kemampuan Pengambilan Keputusan Anda

Manajer harus mampu membuat keputusan yang tepat. Menjadi manajer yang efektif memerlukan kemampuan untuk menilai masalah bisnis yang rumit dan membuat rencana untuk bergerak maju, apakah Anda mengelola tim atau memimpin rapat penting.

Terapkan Rumus “Tiga C” sebagai kerangka utama anda dalam proses pengambilan keputusan yang sukses:

  • Constructive Conflict: melibatkan keterlibatan semua anggota tim Anda dalam proses pengambilan keputusan. Hal ini akan mendorong terlahirnya berbagai sudut pandang dan perdebatan secara sehat dan konstruktif, serta pemecahan suatu masalah melalui cara yang kreatif.
  • Consideration: Sebelum solusi ditentukan, semua pihak yang mempunyai kepentingan dan terlibat aktif dalam keputusan harus merasa bahwa perspektif mereka telah dipertimbangkan secara adil. Jika mereka merasa diperlakukan secara adil, Maka bisa jadi komitmen dan upaya mereka untuk menerapkan sebuah solusi menjadi kurang maksimal.
  • Closure: Closure atau persamaan visi dalam keputusan akhir adalah istilah dalam managemen yangg berfungsi untuk memastikan semua pengambil keputusan berada dalam pemikiran yang sama. Hal ini harus dilakukan sebelum team melangkah lebih jauh. Persamaan visi memerlukan kesamaan atas penetapan apa yang mencirikan sebuah proyek atau upaya sebagai “selesai” dalam kerangka waktu tertentu, memeriksa apakah masih ada yang masih harus dilakukan, dan memastikan bahwa semua orang setuju dengan hasil akhir yang akan dicapai.

Anda dapat menjadi pengambil keputusan utama di organisasi Anda dan mampu mempengaruhi setiap aspek di mana keputusan dibuat dengan memastikan proses pengambilan keputusan Anda menggabungkan 3 point di atas.

Kembangkan Kesadaran Diri

Manajer harus memiliki tingkat kesadaran diri yang tinggi, yang membedakan orang yang berkinerja terbaik dengan rekan kerja mereka.

Introspeksi dan penilaian yang jujur ‚Äč‚Äčtentang keterampilan dan kekurangan Anda diperlukan sebagai prinsip dasar kecerdasan emosional ini.

Anda dapat membangun rencana yang terperinci untuk pengembangan skill profesional Anda yang berfokus pada area di mana Anda perlu meningkatkan dan memungkinkan Anda untuk mengeluarkan upaya yang terbaik dalam diri Anda dan orang lain dengan terlibat dalam penilaian diri dan berkonsultasi dengan rekan yang dapat dipercaya untuk mendapatkan wawasan tentang fungsi manajemen kemampuan manajerial Anda.

Membangun Dasar kepercayaan

Di dalam lingkungan kerja, rasa kepercayaan antar karyawan atau antara seorang pemimpin dan bawahan memiliki berbagai keuntungan. Karyawan di perusahaan dengan kepercayaan tinggi, menurut penelitian yang diterbitkan dalam Harvard Business Review, melaporkan:

  • Stres berkurang.
  • Anda akan memiliki lebih banyak energi, yang berarti Anda akan lebih produktif.
  • Peningkatan partisipasi kerja

Berusahalah untuk mengembangkan hubungan yang lebih akrab dengan rekan kerja Anda dengan berpartisipasi dalam obrolan ringan sebelum rapat dan cobalah untuk mengetahui lebih banyak tentang kehidupan mereka di luar pekerjaan.

Dorong komunikasi inklusif tentang perbedaan pribadi dan profesional, serta terbuka untuk sudut pandang yang berbeda dalam pembicaraan.

Hal Ini dapat membantu tim Anda mengembangkan empati, yang dapat mengarah pada rasa persahabatan, kepemilikan, dan motivasi yang lebih kuat.

Tingkatkan skill Komunikasi Anda

Setiap manajer harus memiliki kemampuan komunikasi yang efektif. Berurusan dengan masalah bisnis yang rumit dan memastikan bahwa tim Anda mendapatkan informasi secara tepat dan sarana penunjang yang mereka butuhkan untuk berhasil adalah bagian dari kunci sukses menjadi seorang seorang manajer.

Ketika menghadapi masalah seperti membicarakan sebuah perubahan dalam organisasi, bersikaplah terbuka tentang tanggung jawab yang harus mereka penuhi, tanamkan pemahaman dalam tim Anda mengenai visi bersama dan jelaskan kepada mereka bagaimana transformasi akan menguntungkan perusahaan Anda.

Untuk memastikan bahwa staf berada dalam sebuah persamaan pemikiran dan memahami tugas dan pekerjaan mereka sesuai dengan tujuan perusahaan yang lebih luas, berikan pembaruan rutin dan tegaskan kembali rencana untuk bergerak maju.

Rapat Mingguan

Di luar tinjauan kinerja tahunan mereka, biasakan untuk memeriksa dengan staf Anda secara sering. Menurut penelitian Gallup, anggota tim yang menerima umpan balik mingguan dari atasan mereka lebih mungkin untuk:

  • Mereka lima kali lebih mungkin untuk sangat setuju bahwa mereka menerima masukan yang berguna.
  • Mereka tiga kali lebih mungkin untuk sangat setuju bahwa mereka termotivasi untuk menyelesaikan pekerjaan yang sangat baik.
  • Keterlibatan di tempat kerja dua kali lebih tinggi.

Saat memberikan feedback kepada karyawan Anda, jaga agar percakapan tetap berkesan santai dan anda harus tetap fokus pada kemampuan orang tersebut menuju tujuan organisasi dibandingkan kepribadian mereka.

Sisihkan Sesi Waktu untuk Melakukan introspeksi Pencapaian.

Tetapkan siklus reguler untuk mengevaluasi dan meninjau pekerjaan tim Anda selain check-in reguler. Profesor Francesca Gino dan Gary Pisano dari Harvard Business School menemukan bahwa karyawan call center yang menghabiskan 15 menit untuk refleksi di akhir hari kerja berkinerja 23 persen lebih baik setelah 10 hari dibandingkan mereka yang tidak.

Jadwalkan sesi refleksi segera setelah usaha atau proyek selesai, dan undang semua orang di tim Anda untuk hadir, Persilahkan mereka untuk bertukar peikiran, pencapaian dan debat. Berkonsentrasi pada masalah yang muncul atau dikemukakan oleh para bawahan dan kekhawatiran yang dapat diselesaikan, dan menyusun rencana tindakan korektif untuk menghindari pengulangan kesalahan yang sama di proyek masa depan.

Perencaan Dan Kewajiban Seorang Manager

Kenali Peran Anda

Anda juga harus memiliki kemampuan manajemen yang baik serta memiliki visi sebagai seorang pemimpin, tanpa harus mengubah kepribadian Anda.

Bagaimana caranya? Kiat dan pengertian manajemen berikut ini bisa Anda terapkan sebelum Anda memasuki ruangan Kantor sebagai manajer baru :

Perpindahan posisi dari bukan manajer menjadi manajer, juga berarti peralihan peran. Untuk itu, Anda harus memiliki role awareness (kesadaran akan peran Anda saat ini).

Peran manajer adalah apa yang di harapkan oleh perusahaan dan segenap anggota organisasi yang melekat pada suatu jabatan. Maka, seorang manajer baru perlu memahami fungsi manajemen yang harus di jalankan dan melakukannya dengan sebaik mungkin.

Secara umum, peran seorang manajer adalah kemampuan merencanakan, memimpin, serta mengelola tugas-tugasnya dan bawahannya.

Pahami Job Description

Setelah Anda memahi peran, berikutnya adalah memahai dengan baik deskripsi jabatan, pembagian kerja, serta prosedur-prosedur yang berlaku.

Selain itu, Anda perlu memahami dengan baik karakter-karakter orang yang terkait dengan pelaksanaan pekerjaan, apakah itu atasan, rekan kerja, atau bawahan.

Tanyakan kepada orang terkait, adakah yang belum di mengerti segala sesuatu yang menyangkut pekerjaan, dengan cara yang elegan dan tidak kelihatan bodoh.

Rencanakan Seratus Hari Pertama

Biasanya, perusahaan hanya memerikan garis besar pekerjaan yang harus di lakukan. Kemudian perusahaan menuntut karyawan untuk menyelesaikannya dengan hasil seoptimal mungkin, kalau perlu dalam waktu singkat.

Untuk itu, Anda memerlukan perencanaan agar pekerjaan yang menumpuk itu tidak morat marit. Buatlah rencana untuk jangka pendek, gunakan untuk menyelesaikan agenda prioritas.

Misalnya, rencana jangka pendek Anda adalah seratus hari pertama. Gunakan waktu itu untuk target-target utama, Misalkan prioritas Anda ingin menembus angka penjulan yang tinggi, atau menyelesaikan proyek A dan B sekaligus, dan sebagainya.

Dengan cara semacam ini Anda bisa lebih fokus pada target dan hasil yang di capai bisa lebih optimal.

Adapun, perencanaan jangka panjang adalah manifestasi dari visi Anda kedepan, umpamanya saja dalam waktu lima tahun bisa membawa perusahaan Anda menjadi leading di pasaran. meskipun kelihatannya masih jauh, jangan ragu untuk menentukan dari sekarang.

Setiap rencana, harus di cantumkan pula tahapan-tahapan aksi yang harus dilakukan. Jika tidak, rencana itu hanya menjadi ide di awang-awang saja.

Kenali Atasan dan Bawahan

Kenal itu bukan hanya sekedar tahu nama dan jabatannya, tapi juga mengenali karakter, pola pikir, dan kecenderungan atasan agar Anda dapat menyesuaikan diri dengannya. Dari sini Anda dapat mengetahui apa yang di inginkannya, sehingga Anda dapat berusaha untuk memenuhinya dengan sebaik-baiknya.

Demikian juga terhadap bawahan, Anda harus memahami karakter masing-masing orang yang beragam, sehingga anda bisa memperlakukan mereka sesuai dengan karakternya.

Dengan mengenal dekat mereka, Anda tidak hanya di sayang atasan, tapi juga di hormati oleh bawahan. Bukankah pepatah mengatakan: tak kenal maka tak sayang? Perlu juga Anda pahami derajat formalitas yang berlaku pada lingkungan kerja.

Pada hakikatnya, di dalam perusahaan ada hierarki, yang berarti siapa yang berhak memerintah siapa. Kepada atasan, Anda harus hormat dan taat pada batas-batas tertentu. dan, kepada bawahan, jangan mentang-mentang sudah menjadi bos, lantas Anda bertindak sewenang-wenang.

Dunia manajemen

Rencanakan Seratus Hari Pertama

Jalin TeamWork yang Baik

Ingat, kesuksesan Anda adalah juga karena dukungan tim dan rekan-rekan kerja. Untuk itu, ketika Anda menjadi manajer, penting sekali membangun kerjasama yang baik dalam tim. setiap alur pekerjaan yang terjadi dalam perusahaan, tidak dapat hanya mengandalkan pada satu orang saja.

Semua karyawan saling terkait dalam berbagai bentuk kerja sama yang di perlukan, guna mencapai sasaran bersama. Fungsi manajemen dalam sebuah struktur organisasi perusahaan pada dasarnya di bangun sedemikian rupa, agar pekerjaan atau kegiatan antara bagian satu dan bagian yang lainnya saling terkait.

Miliki Karakter Pemimpin

Sebagai manajer, Anda harus menjadi contoh bagi bawahan. Kalau Anda menginginkan bawahan anda disiplin, Anda harus menerapkan terlebih dulu pada diri sendiri.

Karakter lain yang harus Anda miliki sebaga seorang pemimpin adalah selalu berpijak pada tata krama yang berlaku pada lingkungan kerja dalam berbagai situasi. Anda juga harus menunjukan sikap yang mantap, percaya diri, sopan, dan mampu mengendalikan diri.

Selain itu, seorang pemimpin juga harus mampu mengelola persaingan secara bijaksana, agar tidak terjadi konflik yang dapat mengganggu stabilitas di kantor.

Tunjukkan Penampilan Prima

Penampilan merupakan salah satu bagian penting pembentukan citra profesional dan menciptakan ‘kesan pertama’ siapa diri Anda. Hal ini akan mempengaruhi proses komunikasi selanjutnya.

Sekarang Anda telah menyandang posisi manajer, maka sebisa mungkin harus memperhatikan penampilan, mulai dari pilihan busana, aksesori, dan hal lainnya yang menunjang image Anda sebagai seorang manajer.

Berpikir Kreatif dan bersikap Aktif

Seorang manajer harus memiliki pemikiran yang kreatif, ia harus siap menghadapi segala tantangan yang datang. Dia juga di tuntut untuk menjadi pengambil keputusan yang jitu. meleset sedikit saja, bisa berakibat fatal bagi perusahaan.

Selain itu, manajer juga harus bersikap aktif untuk memanfaatkan setiap kesempatan dan peluang yang ada. Ingat, tantangan yang di hadapi makin berat !

Penutup

Memimpin dan fungsi manajemen adalah dua hal yang sangat berbeda untuk membuat karyawan bekerja secara lebih efektif. Kepemimpinan adalah kekuatan pendorong di balik konsep dan proyek baru, sementara manajemen bertanggung jawab untuk mengelola sumber daya dengan sukses untuk mewujudkan visi tersebut.

Dengan menumbuhkan kecerdasan emosional dan belajar bagaimana mempengaruhi orang lain, Anda dapat mengubah keterampilan kepemimpinan Anda dari waktu ke waktu.