Dog obedience: Hilangkan Kebiasaan Menubruk

Gambar Gravatar
  • Whatsapp

Buk…,” Omen terjerembab diterjang Amida, dalmatian kesayangannya. Maksud sang anjing sebetulnya menyambut tuannya, bukan menyerang. Namun, akibat kelakuannya, karyawan sebuah perusahaan swasta itu sering terjatuh. “Setiap pulang kerja, Amida menjemput saya lalu menubruk ke arah badan. Praktis baju yang saya kenakan kotor. Terlebih-lebih saat musim hujan,” ungkap Omen.

Menubruk salah satu wujud kegembiraan anjing saat bertemu majikan atau orang lain yang dikenal. Perilaku itu pada kondisi santai sangat diharapkan karena menunjukkan kedekatan anjing dengan pemilik. Sebaliknya pada saat tertentu justru menjengkelkan. Sebab kebiasaan itu membuat tamu kalang kabut dan berbahaya.

Bacaan Lainnya

Perilaku menubruk terbentuk lantaran kebiasaan anjing sejak kecil. Misalnya, ia digendong-gendong layaknya anak kecil.

Atau diajak bermain dengan mengangkat 2 kaki depan seolah-olah berdansa. Kasih sayang yang berlebihan seperti itu membuat anjing bertingkah sekehendak hati. Termasuk ketika ia menerjang sang pemilik.

Dengan latihan rutin kebiasaan buruk itu bisa dihilangkan. Beragam cara seperti mendorong, menyikut, atau menjerat menggunakan tali penuntun ditempuh agar anjing jera.

Dorong dan sikut

Cara mendorong hanya dilakukan pemilik berpengalaman menghadapi anjing bertabiat menubruk. Pemula refleksnya kurang, sehingga kaki anjing mendarat lebih dulu. Dorong dengan kedua telapak tangan tepat pada kaki depan anjing yang terangkat ke arah samping. Sambil mendorong, badan diputar ke samping untuk menghindari terjangan kaki.

Dorongan harus kuat, atau minimal mengimbangi tenaga anjing. Jangan khawatir anjing jatuh terjengkang. Ia tak akan terluka berat, paling kesakitan sebentar. Beberapa menit kemudian anjing mengulang perbuatannya. Pemilik harus tetap mendorong setiap kali anjing menubruk, sehingga lama-lama jera. Untuk menghilangkan kesan disakiti, sahabis didorong anjing didekati dan dielus. Asal latihan rutin, kurang dari seminggu kebiasaan menubruk hilang.

Menyikut juga bertujuan agar anjing jera berbuat sesuatu yang tidak disukai pemilik. Menyikut relatif mudah dikerjakan, termasuk oleh pemula. Yang digunakan untuk menyikut adalah lutut. Pada saat akan menyikut, posisi pelatih harus benar-benar siap. Jika tidak, ia bisa terjengkang terbawa beban anjing.

Sikutlah dada anjing dengan gerakan seperti mengayun kaki. Tenaga yang dikeluarkan harus terukur supaya tidak berakibat fatal. Oleh karena itu kaki atas jangan dibuat 90°, melainkan cukup 60° atau sedikit miring ke bawah. , Dengan begitu sikutan tak terlalu keras dan anjing tak mengalami luka dalam.

Ikat leher

latihan anjing
melatih anjing

Jika kedua cara itu belum menghilangkan tabiat menubruk, atasi dengan mengikat leher. Untuk melakukannya butuh bantuan orang lain yang sudah dikenal anjing. Kalung dihubungkan dengan tali penuntun yang salah satu ujungnya dipegang seseorang. Pemilik dapat memulai latihan dengan mendatangi anjing. Berhentilah pada jarak terjauh yang masih terjangkau anjing. Anjing yang merasa gembira karena didatangi tuannya langsung menubruk. Tepat ketika kaki diangkat, hentakan ujung tali sehingga anjing terpelanting. Teman pelatih jangan lupa memberikan perintah larangan “No” atau “Jelek” pada saat menghentakkan tali. Ulangi latihan beberapa kali hingga si anjing menyadari perbuatannya tidak disenangi majikan. Sebelum mengulangi latihan anjing diperintahkan duduk terlebih dulu dan dielus.

Untuk menjaga

kebosanan, lain waktu giliran pemilik memegang tali, sedang teman yang mendekati anjing. Jika tidak ada teman, ujung tali diikatkan pada pohon atau tiang. Sewaktu anjing menerjang, pelatih segera bergerak mundur beberapa langkah. Anjing yang berusaha menjangkau pelatih akan sedikit tercekik. Perintah larangan “No”, atau “Jelek” dengan nada keras dan Menyentak tetap harus diucapkan.

Pos terkait