Kala si Cantik Beraksi di Atas Panggung

Gambar Gravatar
  • Whatsapp

Hup…, dengan lincah Pocil melompat ke atas pangkuan Herman. Begitu majikannya memberi komando, miniature pinscher hitam itu pun turun, berputar ke belakang sang pemilik, lalu melompat lagi. Atraksi itu dilakukan the king of toys itu hingga 3 kali. Tepuk tangan penonton pun membahana. Tiga juri akhirnya menobatkannya sebagai juara I dog fashion show yang diselenggarakan di Plaza Gajah Mada, awal Agustus 2018.

Aksi panggung Pocil memang memikat. Dengan mengantungi nilai 195 ia berhasil menyisihkan 17 kontestan. “Gerakan anjing itu atraktif, sehat, dan bulunya rapi,’’ujar John Ferry, salah satu juri. Penilaian dogfashion show pada kesehatan, kerapian bulu, dan keserasian dengan pemilik.

Bacaan Lainnya

Angel yang meraih runner up sebenarnya juga atraktif. Chowchow cokelat milik Tony itu hanya mendapat poin 189. Penampilan si lidah biru itu menarik lantaran baju merah berenda menutupi sekujur tubuhnya. Topi kecil menghias kepala membuat anjing mirip singa itu kian menawan.

Tampangnya yang sangar berubah kocak ketika sang pemilik memasangkan kaca mata hitam di hidung. Spontan, penonton cekikikan begitu melihatnya.

Peringkat III disabet Si&uw Ching, Pekingese kebanggaan Yuliana Tansri dengan nilai 188. Sosok anjing putih itu apik, bulu lebat, dan rapi. Pita kecil berwarna merah bertengger di kepala. Penampilan kelompok toys itu serasi dengan sang handler, seorang bocah cilik berusia 4 tahun. Kombinasi pakaian merah yang dikenakannya berpadu dengan anjing putih.

Kepatuhan (obidient)

Kontes bertajuk HUT RI itu juga melombakan dog family show. Bobot penilaian terbesar pada kepatuhan anjing terhadap pemiliknya. Di sana ada 12 kontestan turut meramaikan acara. Juara pertama diraih Jesi, labrador hitam. Anjing itu patuh pada setiap perintah majikan, seperti duduk tinggal, panggil nama, tiarap, dan salaman. Keterampilan itu dilakukannya dengan cepat. Anjing berumur 10 bulan itu berhasil mengumpulkan poin 201. Ia menyisihkan Misty, Siberian husky andalan Sabrina yang hanya mendapat nilai 191.

Anjing asal kutub itu juga patuh pada setiap perintah pemiliknya. Gerakan duduk dan salaman dilakukan dengan cekatan. Sayang, keterampilan yang dikuasainya sedikit sekali. Begitu diperintah tinggal, anjing itu selalu mangkir mengikuti langkah si empunya. Meski begitu Sabrina merasa puas mendapat juara ke-2.

Jeankins, pomeranian yang dikomandoi Aryani sudah berjuang untuk mendapatkan gelar terbaik. Namun, dew fortuna belum berpihak pada anjing imut itu.

Meski sudah terlatih selama setahun, Jeankins “mogok” , beratraksi di I panggung. Anjing kelangenan bangsawan Romawi itu hanya mampu 9 mendemonstrasikan a perintah duduk dan a panggil nama. 1 Dengan penampilan itu juri menobatkannya f sebagai juara ke-3.

Di kontes itu, Bobo von Lemby kebanggaan Clarisa E tak bisa berbuat banyak. Sejak naik ke panggung dachshund itu tak mau beraksi. Namun, itu tak membuat sang pemilik kendor untuk memerintah anjingnya. Alhasil, anjing sosis itu mau juga diberi perintah tinggal. Meski hanya duduk sebentar, juri memberi nilai 168 dan meraih juara ke-4.

kontes
“Come” perintah Clarisa

Dinilai kurang

Menang di kontes memang dambaan setiap peserta. Sayang, tidak semua anjing terlatih. Mentalnya pun belum siap. Menurut Rachmatdi Hatmosrojo, pelatih Chambaraya DTC yang merangkap koordinator lomba, “Mereka banyak yang belum mengetahui kriteria lomba.”

Hal Itu diakui Ari yang membawa sharpeinya. Anjing keriput itu memang belum dilatih serius. Hal sama dialami Bian yang membawa Blacky. Cocker spaniel hitam itu hanya bisa diajak jalan-jalan saja di atas panggung. Padahal, umurnya sudah mencapai 4 tahun.

Beberapa hobiis lain mengatakan hal sama. Mereka hanya mampu berjalan harmonis dengan anjingnya. “Kalau sekadar jalan-jalan bisa, tapi anjing disuruh duduk, belum kok!” ujar Eric Hartono saat menuntun Hero, chowchownya berjalan menuruni arena pentas.

Meski banyak kontestan yang gagal meraih juara, mereka puas mengikuti jalannya acara hingga selesai. Bagi mereka ikut kontes hanya sekadar hiburan di saat liburan. Penonton pun antusias melihat anjing-anjing beraksi di panggung

Pos terkait