Melatih Anjing: Temukan Barang Hilang

Gambar Gravatar
  • Whatsapp

Herman kesal dan menggerutu. Bayangkan, saat pagi beranjak siang ia belum menemukan kunci mobil. Meski semua tempat di rumahnya telah ditelusuri. Padahal, pagi itu ia mesti memimpin rapat. Sesaat kemudian dipanggilnya Gobi. Dalam waktu singkat rottweiler terlatih itu menemukan kunci mobil di bawah meja kerjanya.

Gobi kerapkali menemukan barang. Sebelumnya ia berhasil menemukan jam tangan Ny Herman yang tersembunyi di meja rias. Daya penciuman tajam jadi senjata andalan Gobi saat mencari barang hilang. Baginya perabotan rumah dan barang-barang milik majikan bukan benda baru. Semua sudah “dihafalkan” oleh indera penciuman. Pantas jika Gobi seringkah mengambil koran, sepatu, tas, atau jam tangan tanpa diperintah.

Bacaan Lainnya

Kisah-kisah yang menceritakan keandalan anjing pelacak sudah banyak. Ketika perang dunia II tentara Jerman memanfaatkan anjing untuk melacak sarang musuh. Karena prestasi itu ada anjing yang berpangkat sersan. Makanya, unit kesatuan polisi atau dog rental and security memanfaatkan anjing sebagai pelacak bom, narkotika, atau pencuri.

Anda pasti masih ingat serial televisi Rin Tin Tin atau Lassie. Kedua anjing dalam serial itu cukup lihai mencari barang hilang atau jejak pencuri. Anjing pintar seperti itu memang dambaan setiap hobiis. Untuk mendapatkannya perlu dilatih sejak dini.

Langkah awal pilih anjing yang cocok untuk dilatih. Rottweiler, doberman atau herder terbukti banyak dimanfaatkan sebagai pelacak. Anjing trah lain boleh juga diajari pelacakan. Yang penting anjing berdaya penciuman tajam ditandai agresif dan cepat bereaksi.

Ajak main

dilatih sejak dini
Beri pujian kepada anjing

Latihan pelacakan diajarkan pada anjing yang sudah menguasai perintah ambil dan bawa barang. Mula-mula ajak anjing bermain-main di lapangan atau halaman rumah. Untuk perangsang mainan pakai bola atau benda yang ia suka. Latihan ambil dan bawa barang boleh diulangi untuk penyegaran. Setelah anjing merasa gembira lanjutkan latihan mencari barang.

Caranya, ajak anjing berjalan beberapa meter. Jatuhkan bola di suatu tempat tanpa sepengatahuan anjing. Bila anjing melihat bola itu terjatuh, ia akan berhenti dan mengambilnya. Ulangi latihan itu sampai berhasil. Bila perlu alihkan perhatiannya dengan mengajak ngobrol atau memberi kata-kata “Bagus”.

Setelah jarak dianggap cukup, perintahkan “Cari”. Awalnya anjing belum mengerti perintah itu. Ulangi perintah itu sambil menuntun anjing ke tempat sasaran. Latihan itu diulangi 4—5 kali per hari sampai anjing mau berlari mencari barang. Harus selalu diingat, berilah hadiah berupa pakan, pujian, atau elusan bila anjing melakukan tugasnya dengan baik.

Begitu anjing menguasai perintah cari, latihan ditingkatkan menemukan barang dengan teknik menyisir. Sebelum latihan dimulai anjing diikat pada tiang atau pohon. Lalu buatlah jejak kaki sejauh 10—15 langkah atau sekitar 5—7 m. Letakkan bola di tempat itu.

Setelah itu anjing diajak ke tempat itu sambil diperintah, “Cari”. Biarkan anjing mencium-cium jejak yang tersisa di rumput. Yang perlu diperhatikan gaya berjalan sang anjing. Usahakan anjing berjalan lurus sesuai alur yang sudah dibuat. Namun, bila anjing berputar arah atau menyimpang dari alur katakan, “No” sambil menyentak tali penuntun.

Agar anjing tidak bosan latihan bisa divariasi dengan cara menyembunyikan bola ke semak-semak. Mainan atau benda lain boleh juga dipakai sebagai perangsang latihan. Ajarkan latihan pelacakan rutin setiap hari sampai anjing menguasai materi itu.

Ke rumah

melatih anjing melacak
Biarkan anjing beradaptasi dengan lokasi

Jika anjing sudah mahir menemukan barang di lapangan, lokasi latihan dipindahkan ke rumah. Sebelumnya kenalkan benda-benda kecil di sekitar rumah, seperti sepatu atau sandal untuk sasaran pelacakan. Lebih baik memakai benda yang kerap hilang, seperti jam tangan, kunci rumah, atau kunci mobil.

Setelah itu anjing diajari mengambil benda itu setiap hari. Misalnya, ketika berangkat kerja anjing diminta mengambil kunci mobil. Lama-kelamaan ia hafal benda itu dari bentuk dan baunya.

Bila anjing terbiasa dengan barang-barang itu, lanjutkan latihan mencari barang. Mula-mula ajak anjing bermain-main di ruang keluarga. Untuk perangsang latihan gunakan jam tangan atau benda lain. Sembunyikan benda itu ke atas meja, lalu perintahkan. “Cari”. Begitu anjing berhasil menemukan, beri hadiah sepotong daging. Secara bertahap hadiah pakan dikurangi atau diganti dengan ucapan pujian dan elusan.

Tingkatkan kemampuan pelacakan dengan menyembunyikan benda itu di tempat lain. Memang perlu ketekunan dan butuh waktu lama untuk mencetak pelacak andal. Namun, usaha dan kerja keras Anda akan dirasakan kelak di kemudian hari.

Pos terkait