Kandungan Gizi Dan Khasiat Sarang Burung Walet Untuk Kesehatan Tubuh

Sup sarang walet, meningkatkan vitalitas

Superior Bird’s Nest With Crab Meat alias sup sarang walet campur daging kepiting, disajikan saat panas. Minumannya Geow Yong Tea Kong alias teh cina yang khas aromanya.

Jika Anda tidak suka daging kepiting, telur puyuh bisa juga jadi gandengan. Setelah makan, belum lengkap kalau tidak cuci mulut. Silakan order jus melon dicampur serpihan Sarang Burung Walet.

Dari sederet menu yang tersedia di restoran hotel bintang 4 di kawasan Ancol itu, menu sarang walet memang istimewa. “Peminatnya para eksekutif,” tutur Syamsul. Karena harganya cukup mahal, makan sup walet bisa menambah gengsi, pantas untuk menjamu relasi bisnis penting.

Tak cuma tamu yang sekali-kali datang mencicipi menu sarang walet di restoran ala mandarin (Tshecwan) yang beroperasi sejak 1988, “Kami juga punya pelanggan tetap,” ujar Agung S Assisten Chief Receive.

Mereka merasa butuh makan Sarang Burung Walet lantaran yakin faedahnya bagus buat kesehatan. Bukan lantaran ikut-ikutan bangsawan zaman kaisar Ming yang suka makan sarang walet demi keperkasaannya. Fakta membuktikan memang ada zat istimewa dalam air liur walet.

Manfaat Sarang Burung Walet

Walaupun hasil penelitian belum banyak mengungkap kandungan dan manfaat sarang burung walet, “Secara empiris faedahnya sudah diakui,” tutur Herfriyan Handra staf Riset and Development PT Martina Berto yang pernah memproduksi minuman suplemen berbahan baku Sarang Burung Walet.

Hal senada diungkap Y. Kiatanto pemerhati walet di Yogyakarta, Menurutnya para ahli nutrisi dan pengobatan cina sangat pandai, dan pasti tahu keistimewaan yen-ou (sebutan sarang walet bahasa cina) sehingga benda tersebut dihargai sangat mahal.

Berbicara tentang pengalaman, Fatich Marzuki pakar budidaya walet di Surabaya menjadi saksi hidup. “Lever saya sudah SGOT 1000,” tuturnya ketika ditemui Kami. Kondisi ini dialaminya beberapa tahun silam.

Seminggu mengkonsumsi Sarang Burung Walet yang kebetulan hasil budidayanya sendiri, kondisi levernya yang sudah akut kembali normal (SGOT 38). Dalam tradisi pengobatan cina, beberapa penyakit yang dapat diobati dengan sarang walet antara lain panas dalam, paru-paru, dan asma.

“Karena sarang burung walet banyak mengandung protein, masuk akal kalau sarang walet bisa membuat orang awet muda,” tutur Herfriyan. Sel-sel tua akan segera tergantikan berkat sarang walet yang kaya zat tumbuh (protein).

manfaat sarang burung walet meningkatkan vitalitas pria

Sarang Walet berkualitas prima

Belum lagi berbagai macam vitamin dan mineral yang memang diperlukan dalam fungsi perawatan sel {maintenance). Sayangnya bahan baku sarang walet sangat mahal, “Dengan kandungan 2% saja produk minuman suplemen produksi PT Martina Berto yang pernah diproduksi 1994 sampai 1996 tidak teijangkau daya beli masyarakat,” tutur Herfriyan yang ahli formulasi herbal.

Zat spesifik Dalam Liur Walet

DR Ani Mardiastuti pengajar di Fakultas Kehutanan IPB, Bogor dalam penelitiannya menemukan adanya materi spesifik manfaat sarang burung walet yang berpengaruh pada kesehatan manusia.

Zat tersebut dianalisis sebagai ODA (9-octadecenoic acid) dan HDA (hexadecenoic acid)[1]. “HDA inilah yang umum ditemukan pada minuman suplemen yang bersifat menguatkan,” tutur Ani, ahli biologi dan ekologi walet.

Oleh karenanya tidak basa-basi kalau maniak menu sarang walet bilang, ia bisa meningkatkan vitalitas.

“Untuk menambah fungsi dan nilai jualnya, teh cina diberi HDA,” tutur Asep Nugraha peneliti di Balai Penelitian Bioteknologi Pangan, Bogor ketika dihubungi Kami.

Isolasi HDA dari sarang burung walet memang belum pernah dilakukan, namun isolasi HDA asal madu lebah yang ditingkatkan konsentrasinya sudah lama dikenal di Cina. HDA berfungsi menstimulus keija enzym.

Hasil kerja HDA mempercepat siklus kreb, sehingga meningkatkan produksi energi metabolisme tubuh 3 sampai 5 kali lipat. Fungsi inilah yang memberikan efek kekuatan.

Kandungan Gizi Sarang Walet

Di samping mengandung bahan spesifik, Sarang Burung Walet memiliki kandungan gizi yang cukup tinggi. Lihat saja kadar proteinnya mencapai 51,5%%, karbohidrat 17,7%, lemak 0,07%, dan abu 11,6%.

Beberapa mineral penting, antara lain ditemukan kadar nitrogen 8,23%, fosfor 0,27%, kalium 1,01%, calsium 1,4%, Fe 278,6 ppm, dan natrium 0,4%. Kadar vitamin antara lain vitamin C 2,15%, vitamin A12,09IU/g, dan niacin 3,15 mg/g [2].

Istimewanya lagi manfaat sarang burung walet yaitu merupakan sumber asam amino sangat lengkap. Tercatat 14 asam amino esensial ada di dalamnya. Berdasarkan hasil analisis di laboratorium yang menggunakan metode HPLC, kandungan asam amino sarang walet rumahan lebih lengkap ketimbang sarang walet gua. Namun gizinya (protein, lemak, karbohidrat) tidak jauh berbeda.

Tabel kandungan asam amino sarang walet

Asam Amino Rumah Walet Walet Gua
Aspartat 0,4789 1,0159
Glutamat 2,0875 1,0750
Tirosina 1,5166 0,6887
Serina 1,6607 1,1665
Glisina 1,2718 0,4888
Histidina 0,8181
Treonina 0,6008 0,6894
Alanina 0,7146 0,4298
Valina 0,8225 1,3115
Metionina 0,3542
Isoleusina 0,9023
Leusina 1,0266
Fenilalanina 1,1389
Lisina 0,3543

Sumber: Balitbio Pangan, Bogor

Sup sarang walet disajikan bersama potongan daging ular dan 2 tetes racun ular. Sup bergengsi ini diyakini dapat mengembalikan tenaga. Ada yang percaya 100%, ada yang meremehkannya sebagai mitos.

Sarang walet yang diyakini betul-betul berkhasiat hanya sarang walet putih Aerodramus fuciphagus. Walet ini dulu dikenal sebagai Collocalia fuciphaga.

Orang Hongkong dan Singapura menyebutnya edible-nest swiftlet karena sebagai burung swift (layang-layang) tubuhnya termasuk kecil (12cm). Sarangnya diperdagangkan sebagai white nest. Kita menjualnya-sebagai sarang perak.

Mitos Sarang Walet Kaya Akan Yodium

Sajian paling mahal karena paling tokcer menegakkan orang loyo ialah sup sarana nerak. Sebagai penvedap sup ditaburi biji teratai, mahkota bunga seruni, dan daun sereh.

Sup bening yang mirip tom yam masakan Thai ini juga diberi beberapa irisan kecil daging ular. Sesaat setelah diantar ke atas meja dorong kecil ke tempat duduk pemesan, sup panas dalam mangkuk besar itu masih diberi dua tetes racun ular pula.

Diteteskannya langsung dari gigi taring ular berbisa yang dipegang kepalanya di atas mangkuk sup oleh seorang pawang. Barulah mangkuk dihidangkan di atas meja makan. Rasa dan tekstur sup yang aneh tapi nyata ini sangat seimbang. Lezatnya minta ampun, tiada tara!

Orang yang kecapaian kurang tenaga, atau yang lesu karena terganggu pikiran dan keseimbangan jiwanya, bisa normal kembali mood-nya. Badannya segar-bugar penuh vitalitas lagi.

Sup semacam itu so pasti berkhasiat. Syaratnya, sarang harus dimasak bersama irisan-irisan daging ular, daun sereh, dan ditetesi bisa ular. Daging ular terkenal memberi stamina yang besar kepada penyantapnya.

Sarang juga harus murni sarang walet putih mulus yang dipungut sebelum diteluri walet betina. Diambilnya dari celah-celah dinding batu karang pantai, atau gua tepi laut. Penghasil utamanya ialah gua besar di Laut Cina Selatan, gua Phangnga (Thailand), dan gua Gumatong pantai utara Sabah.

Kalau bukan itu khasiatnya diragukan. Sebab, biang keladi khasiat diyakini berupa unsur yodium dari air laut. Walet putih minum air laut sambil terbang.

Bahkan mandi juga sambil terbang, menembus kabut air yang muncrat dari ombak yang menghantam batu karang tepi laut. Minum dan mandi sambil terbang ini dilakukan setiap hari.

Ternyata kemudian, setelah dianalisis secara kimia, sarang walet itu tidak mengandung yodium sama sekali. Dan cerita tentang khasiat gara-gara yodium itu pun dianggap mitos.
sarang burung walet

Mitos obat Awet Muda

Dr. Kong Yun Cheung dan Universitas Hongkong hanya menemukan glikoprotein dalam sarang walet. Zat ini meningkatkan pembiakan sel-sel I pertahanan dalam sistem kekebalan tubuh. Inilah yang membuat orang bisa awet muda.

Penemuan glikoprotein mendorong orang-orang berita tambahan tambahan, sup sarang burung memulihkan gairah seks. Sebab tubuh dibuat awet muda.

Namun, orang setengah baya ternyata tidak dapat menemukan gairah yang diharapkan.

Dr. Kong menjelaskan, sarang selalu dicuci dulu sebelum dimasak. Karena dicuci, glikoprotein yang mudah larut dalam air itu ikut terbuang bersama air cucian. Jelas tak ada yang tersisa setelah sarang direbus. Lalu mengapa pada orang-orang tertentu sup sarang walet bisa menunjukkan khasiat?

Sarang walet putih

Sarang walet putih dalam gua tepi laut dan Sup manis sarang burung dengan bola-bola semangka (inzet)

Dr. Kong menduga bahwa khasiat itu karena sugesti mumi dari orang-orang yang menyantapnya. Bagi yang percaya, sarang itu benar-benar berkhasiat, tetapi bagi yang tidak, juga tidak. Hanya bagi yang setengah-setengah saja, sarang itu kadang-kadang berkhasiat, dan tempo-tempo juga tidak.

Mitos Mampu Menyegarkan Tubuh

Sarang walet putih makin langka. Konsumen kemudian dihidangi sarang walet lain yang harganya lebih teijangkau. Sarang ini dimasak secara lain. Ada puluhan jenis masakan yang ditawarkan restoran-restoran Cina di kedua negeri di atas.

Sarang peretelan kecil-kecil dihidangkan sebagai masakan “gigi naga” bersama daging kepiting. Ada pula yang bahan sarangnya dibentuk menjadi bola-bola kecil seperti bitterbalen, tetapi dibungkus dengan jala lemak.

Disajikannya dengan brokoli sebagai hiasan sekaligus penetral lemak. Sajian lain berupa sup manis sebagai “pencuci mulut”, dihiasi bola-bola semangka.

Bahan ramuan itu jelas berkalori rendah. Konsumen menyantapnya bukan karena ingin memperoleh khasiat, melainkan ingin mendapat santapan penyegar bergengsi. Sarang itu antara lain buatan walet ras Aerodramus fuciphagus vestitus.

Tempat tinggalnya di rumah-rumah walet sepanjang pantai utara Pulau Jawa. Putihnya sarang ada yang berubah merah, karena ludah walet bereaksi kimia dengan kapur dari semen pembuat dinding rumah walet.

Sarang merah yang mulus cerah dihargai lebih tinggi daripada sarang putih. Namun kalau merahnya pudar harganya anjlok. Waletnya juga masih sering berada di tepi laut.

Sebaiknya walet sarang hitam A. maximus membuat sarang hitam. Warnanya di peroleh karena terlalu banyak tercampur rontokan bulu hitam mereka. Dulu, walet dikenal sebagai Collocalia maxima. Mereka mendiami gua pegunungan kapur di daerah pedalaman yang jauh dari pantai.

Walet sarang lumut A. vanikorensis, membuat sarang dalam gua kapur daerah hutan pedalaman. Warna sarangnya putih kebiru-biruan karena tercampur moss (lumut). Sedangkan walet sapi Collocalia esculenta membuat sarang yang tercampur rumput kering.

Itu semua disajikan sebagai sup juga, setelah kotorannya dibersihkan. Khasiatnya sebagai obat pengawet muda dan seks tahan lama diragukan. Namun, karena dimakan sebagai sup, kalori yang dihasilkan masih cukup lumayan untuk mengembalikan vitalitas.

Referensi

[1] Huang, Xiaowei, et al. “A Low Cost Smart System to Analyze Different Types of Edible Bird’s Nest Adulteration Based on Colorimetric Sensor Array.” Journal of Food and Drug Analysis, vol. 27, no. 4, Oct. 2019, pp. 876–86. ScienceDirect, https://doi.org/10.1016/j.jfda.2019.06.004.

[2] Halimi, Nurfatin Mohd, et al. Nutritional Composition and Solubility of Edible Bird Nest (Aerodramus Fuchiphagus). 2014, pp. 476–81. DOI.org (Crossref), https://doi.org/10.1063/1.4895243