Anton-Nb

Para Penghuni Lautan Dari Laut Merah ke Akuarium

Sosoknya mirip sidat, bercorak putih, dan diselimuti totol-totol hitam di separuh tubuh. Istimewanya, sepasang tompel setengah lingkaran berwarna jingga bercokol di punggung. Twin spot wrasse, sang ikan asal samudera pasifik dan laut merah itu kini mulai disukai hobiis lantaran kegemarannya berlenggak-lenggok di sela-sela karang.

Tingkah anggota keluarga Labridae itu cukup mengundang senyum. “Lihat itu, agak nakal ya!,” ujar Darmawan, hobiis di Jakarta Selatan menunjuk sepasang twin spot wrasse yang keluar-masuk menyusup di antara karang. Kehadiran Coris angulata itu di tanah air tergolong baru. Di sentra ikan di Jakarta, seperti Sumenep dan Barito, ikan yang ketika dewasa mencapai panjang tubuh 20 cm itu sulit dijumpai kecuali dipesan dahulu melalui importir.

“Jenis ini agak unik karena warna saat muda dan dewasa berlainan,” papar Darmawan. Saat muda, ikan omnivora itu memiliki sepasang tompel jingga. Namun, menginjak dewasa, warna tompel berangsur-angsur menjadi lebih gelap. Sirip punggung yang semula bersemburat hitam berubah kekuningan. Sang klangenan akan mengalami sex reversal alias ganti kelamin menginjak dewasa.

Banyak spesies

Perairan tropis Indonesia diakui dunia merupakan gudang spesies laut. Merujuk data Katalog Ikan Hias Ekspor, ada sekitar 200 jenis ikan hias laut asal perairan tanah air yang teridentifikasi dan dieksplorasi. Mayoritas tangkapan itu untuk ekspor. “Di sini ikan-ikan itu harganya murah, tapi di luar negeri sangat mahal,” ujar Laurence Suryanata dari Aquarista. Pasar lokal kebanyakan dipasok tangkapan nelayan di perairan Banyuwangi dan Kepulauan Seribu.

Menurut Ifu dari Ifan’s Aquarium di Surabaya, jenis ikan yang diminati masih yang umum. Diantaranya kepe-kepe, blue star, clown fish, angelfish, scorpion, dakocan, dampselfish, moris idol, jahe-jahe, dan piyama. Yang lain, berasal dari perairan timur Indonesia, seperti rainbow mata ungu dan kakao makassar. “Rata-rata dijual Rp7.000—Rp30.000 per ekor. Yang paling mahal jenis piyama bisa Rp120.000 per ekor,” ujar ibu 1 putra itu.

Beberapa jenis yang diimpor juga mulai berdatangan seperti yellow tang, puRp1e tang, dan sohall. “Yellow tang juga ada di perairan kita, tapi karena ditangkap memakai racun dan dibom, saat dipelihara cepat mati,” tutur Darmawan. Selain ikan hias laut, anggota keluarga Crustaceae pun mulai banyak diincar. Salah satu udang hias asli perairan Ambon yang kini diincar karena elok adalah Lysmata amboinensis. Berikut beberapa jenis ikan hias yang digemari.

1. Lysmata amboinensis

Lysmata amboinensis Para Penghuni Lautan Dari Laut Merah ke Akuarium
ikan hias Lysmata amboinensis

Udang hias asal pesisir di Ambon itu terkenal sebagai salah satu udang cantik. Tubuh bercorak kuning transparan dengan warna punggung merah solid. Paduan warna-warna itu tampak indah oleh kehadiran selarik garis putih yang membujur di atas punggung. Jenis udang hias yang hidup di kedalaman air 5—40 cm itu istimewa karena memiliki antena bercorak putih. Di habitat aslinya, anggota keluarga Hippolytidae itu dikenal sebagai udang pembersih parasit.

2. Pteros volitans

Pteros volitans Para Penghuni Lautan Dari Laut Merah ke Akuarium
ikan hias Pteros volitans

Ikan bertampang singa lion fish itu termasuk disukai hobiis. Anggota keluarga Scorpinidae yang dapat mencapai panjang tubuh 28 cm itu eksotis lantaran saat berenang seluruh duri panjang di sekujur tubuh megar bak kipas. Meski demikian memelihara ikan bercorak putih-cokelat itu menuntut kewaspadaan tinggi. Maklum duri red firefish sebutan lain Pteros volitans beracun.

3. Pseudochromis paccagnellae

pseudochromis paccagnellae Para Penghuni Lautan Dari Laut Merah ke Akuarium
ikan hias Pseudochromis paccagnellae

Dialah ikan karang tercantik. Tubuh bercorak dwiwama, merah marun dan kuning yang terpisah secara tegas di tengah-tengah tubuh. Royal dottyback dewasa berukuran 6 cm itu gemar berdiam diri di antara karang dan koral. Di habitat aslinya, anggota keluarga Pseudochromidae itu memiliki tak kurang dari 30 varietas.

4. Chrysiptera cyanea

Chrysiptera cyanea Para Penghuni Lautan Dari Laut Merah ke Akuarium
Ikan Chrysiptera cyanea

Ikan yang sering disebut blue devil itu memiliki corak kuning terang di ekor dengan selimut totol-totol kuning di bagian perut. Salah satu jenis damselfish ini disukai karena warnanya kontras, bergerak aktif, dan senang bergerombol. Anggota keluarga Pomacentridae itu dewasa mencapai panjang tubuh 8 cm.

5. Amphiprion ocellaris

Amphiprion ocellaris Para Penghuni Lautan Dari Laut Merah ke Akuarium
ikan hias Amphiprion ocellaris

Inilah jenis yang paling banyak dicari sesudah film Finding Nemo diputar di bioskop-bioskop tanah air. Ikan anemon berukuran dewasa 8 cm itu memang cantik, di antara tubuh jingga terdapat 3 guratan putih vertikal masing-masing di kepala, tengah tubuh, dan pangkal ekor. Anggota keluarga Pomacentridae itu memiliki 4 teman lain yang bercorak nyaris serupa. Yang berbeda jumlah dan ketebalan corak putih.

6. Nemateleotris magnifica

Nemateleotris magnifica Para Penghuni Lautan Dari Laut Merah ke Akuarium
ikan Nemateleotris magnifica

Ikan asal laut pasifik itu termasuk jenis yang disukai karena mirip sidat. Keistimewaan ikan yang gemar berenang di dasar itu, sirip punggung bisa tegak berdiri bak periskop kapal selam. Corak tubuh anggota keluarga Microdesmidae itu diakui tak kalah cantik dibandingkan royal dottyback, ikan karang tercantik. Dengan corak putih kemerahan kontras ia tampak elegan.

7. Pomacanthus sp

Pomacanthus sp Para Penghuni Lautan Dari Laut Merah ke Akuarium
ikan Pomacanthus sp

Inilah ikan berukuran sedang yang disukai. Sang ikan malaikat angelfish memiliki corak tubuh aktraktif, perpaduan biru, kuning, dan putih. Anggota keluarga Pomacanthidae itu gemar menyusup di antara terumbu meski panjang tubuhnya bisa mencapai 40 cm.

8. Scarpaenopsis oxcephalus

Scarpaenopsis oxcephalus Para Penghuni Lautan Dari Laut Merah ke Akuarium
ikan Scarpaenopsis oxcephalus

Ikan karang ini Trubus saksikan di salah satu anjungan saat digelar Indonesia Fish 2004. Jenis yang mempunyai racun di duri seperti Pteros volitans itu tidak banyak disukai hobiis. Maklum anggota keluarga Scorpinidae itu mampu berdiam dan menyamar mirip corak koral. Satu-satunya cara mengetahui kehadiran ikan yang dapat mencapai panjang tubuh 20 cm itu hanya menunggu saat beringsut berpindah tempat.

9. Zebrasoma flavescens

Zebrasoma flavescens Para Penghuni Lautan Dari Laut Merah ke Akuarium
ikan Zebrasoma flavescens

Anggota keluarga Acanthruridae ini salah satu favorit hobiis. Ia pun menjadi ikon pembuat screensaver akuarium laut. Tubuh hingga sirip bercorak kuning solid. Ikan asal perairan Hawaii itu jarang ditemukan di pasar lokal. (sunandar agus)

Sunandar Agus

Add comment

Most popular

Most discussed