Anton-Nb

Penantian Panjang Sang Buah Hati

Problem belum dikarunia anak acap terdengar dalam kehidupan sehari-hari. Jumlahnya diperkirakan 15% dari total pasangan usia subur dan ada kecenderungan meningkat. Itulah fenomena yang terjadi saat ini. Kegelisahan
menyergap mereka kala si buah hati tak kunjung datang, terutama saat usia perkawinan sudah menginjak 5 tahun.
Hamil, kata itu sungguh sangat berharga bagi sepasang suami istri. Itulah awal sebuah proses kehidupan. Anak menjadi pewaris keturunan. Sayang, tak semua pasangan mulus mendapatkan anak. Banyak faktor yang menghambat kehadiran si buah hati.
Data medis menunjukkan persentase kegagalan pembuahan pada pria dan wanita sama, 50 : 50. Faktor psikis suami istri sangat mempengaruhi keberhasilan terjadinya pembuahan. Itulah sebabnya dibutuhkan komunikasi dan rasa peduli untuk mengenal pasangan.
Hindari saling tuding dan menumpahkan kesalahan pada salah satu pihak. Padahal, penyebab itu ternyata pada diri sendiri.
Lingkungan buruk penuh polutan dan problematika hidup mengganggu organ reproduksi. Wanita yang sering stres dan mudah terpancing emosi ternyata menghambat masuknya sperma ke rahim.
Demikian pula suami yang bekerja di pabrik rata-rata sulit mendapat anak. Getaran mesin dan suhu tinggi, di atas 32°C mampu membunuh sel sperma. Sinar rontgen yang mengenai testis pun mampu melumpuhkan sperma. Bahkan, celana terlalu ketat dan berbahan nilon menghambat sirkulasi udara sehingga testis tidak bekerja optimal. Dampaknya kualitas sperma menurun.

Kualitas Sperma

Kebanyakan pasien yang datang ke klinik mengatakan jumlah sperma yang keluar lumayan banyak. Pada kasus seperti itu yang perlu dilakukan ialah pemeriksaan ke laboratorium. Jumlah sel sperma minimal 20-juta/ml. Di bawah itu peluang terjadi pembuahan kecil.
Kondisi sperma harus sehat, lincah, dan bergerak cepat agar bisa menembus dinding sel telur. Kalau jalannya berputar-putar di sekitar rahim, tentu saja tidak bakal terjadi pembuahan. Oleh karena itu bentuk sel sperma harus normal.
Kepala sperma dilindungi membran akrosom yang bakal pecah bila menempel di sel telur. Bersamaan dengan itu keluarlah semacam enzim yang mampu membantu membuka sel telur.
Kualitas sperma sebenarnya sangat tergantung pada kesehatan organ reproduksi pria. Infeksi karena serangan gonore dapat menurunkan mutu sperma. Hal itu terjadi karena perilaku seks yang jorok atau berganti-ganti pasangan.
Penyakit yang disebabkan bakteri Gonokokus itu mula-mula menyerang saluran kemih, ditandai keluarnya kencing nanah. Bila tidak ditangani serius, infeksi itu akan segera menyebar dan menyebabkan peradangan kelenjar prostat dan epidimis. Pada kondisi parah dapat terjadi kemandulan.

Organ Intim Yang Kotor

Gambar gonore 1280x850 Penantian Panjang Sang Buah Hati
Candida albicans

Pada wanita, kasus kegagalan pembuahan lebih kompleks. Hal ini berkaitan dengan organ kewanitaan, seperti kantong telur, rahim, dan vagina. Mereka harus bekerja dengan normal. Bila tidak, kemungkinan bertemunya sperma dan sel telur kecil.
Vagina merupakan pintu masuknya sperma. Ia harus terjaga kebersihannya, termasuk pH. Terlalu asam, pH di bawah 6, mematikan sel sperma. Keputihan dapat menyebabkan vagina asam yang ditandai aroma tidak sedap.
Penyakit yang disebabkan cendawan Candida albicans itu ditandai munculnya cairan putih. Bila penyebabnya Trichomonas vaginalis sejenis protozoa timbul bau busuk.
Kasus gonore pada wanita umumnya bergejala ringan, bahkan kadang-kadang tanpa menimbulkan keluhan. Hal itu karena wanita merupakan pembawa (carrier) Gonokokus penyebab gonore dan menjadi sumber penularan.
Bila tidak segera diobati akan menjalar dan menyumbat leher rahim dan saluran telur (salvingitis). Penyakit ini dapat berakibat kemandulan.
Sebab lain, kantong telur tidak memproduksi sel telur secara optimal. Lihat saja, banyak wanita stres akibat bekeija, ujian, atau menghadapi masalah kehidupan. Hal itu berdampak pada menstruasi yang tidak teratur.
Kadang kadang masih ada darah kotor tertinggal dan melekat di kantong telur. Bila tidak segera ditangani, muncul tumor endomitrosis. Kantong telur pun bisa lengket dengan rahim karena sebab-sebab reproduksi. Jumlah kasus seperti itu sedikit dan satu-satunya jalan penyembuhan harus dioperasi.

Pengobatan Alternatif

Kalau penyebab ketidak hamilan cuma stres mudah. Paling banter diberi obat antistres, vitamin, dan penyubur kandungan. Asupan antibiotika secara telaten pun bisa menyembuhkan gonore.
Namun, hal itu harus dibarengi dengan perilaku seks yang baik. Kalau tidak, mereka menjadi resisten dengan obat kimia sehingga sulit diobati lebih lanjut. Akhirnya, anak pun semakin sulit didapat.
Racikan beberapa tanaman obat pun bisa menjadi alternatif untuk membantu kesuburan. Cara itu sah-sah saja digunakan asal kandungannya diketahui.
Sebab, setiap tanaman memiliki khasiat tersendiri. Teknik meramu pun harus akurat. Pemberian tidak sembarangan, setiap kasus berbeda tanaman obat.
Mengkonsumsi sayuran dan buah membantu kesuburan. Orang tua dulu selalu menganjurkan banyak-banyak memakan taoge kalau melihat anaknya belum juga dikarunia momongan.
Hal itu masuk akal karena sayuran itu banyak mengandung vitamin E. (Dr H Soegiharto Soebijanto, SpOG, Kferr, konsultan infertilitas, bayi tabung, dan endokrinologi reproduksi)

Most popular

Most discussed