Ramuan Herbal Tradisional Pendongkrak Kesuburan

Awal Tahun boleh jadi saat-saat paling membahagiakan dalam hidup Yudi Hariyanto dan Nuriah. Kerinduan pasangan suami istri itu untuk mendengar celoteh riang anak-anak akan segera terwujud. Setelah menanti selama 8 tahun Nunung sapaan sayang sang …

Awal Tahun boleh jadi saat-saat paling membahagiakan dalam hidup Yudi Hariyanto dan Nuriah. Kerinduan pasangan suami istri itu untuk mendengar celoteh riang anak-anak akan segera terwujud. Setelah menanti selama 8 tahun Nunung sapaan sayang sang istri hamil. Itu berkat konsumsi ramuan tradisional selama 4 bulan.
Layaknya pasangan lain, begitu menikah pada 1995 Yudi dan Nunung ingin segera memiliki momongan. Terbayang di benak tangis dan tawa sang anak menceriakan suasana rumah di kawasan Pancoranmas, Depok itu. Apalagi 2 kakak Nunung yang menikah lebih dulu langsung dikarunia putra-putri.
Satu…,dua…,tiga tahun tak terasa berlalu sudah. Namun, hingga tahun ke-8 perkawinan, sang buah hati tak kunjung datang. “Siapa sih yang ngga ingin punya anak. Tapi semua itu kan kepunyaan Allah, kalau belum dikasih ya mau apa,” ujar Nunung pasrah.

Table of Contents

Ada kista

Kandungan qoerslrrin-nya menghambat kanker

Meski demikian bukan berarti pasangan suami istri kompak itu tidak berusaha mendapatkan keturunan. Mereka tetap optimis lantaran hasil pemeriksaan di RSCM, Jakarta Pusat dan RS Bakti Yudha, Kodya Depok menyatakan keduanya normal.
Pengobatan di luar medis pun dilakoni. Nunung mendatangi dukun beranak di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, untuk diurut. Pemijatan dihentikan setelah 3 bulan tanpa hasil. Anak ke-4 dari 5 bersaudara itu pun rajin mengkonsumsi kacang hijau, tauge, jus tomat, dan wortel. “Yang namanya usaha insya Allah berhasil,” tegas perempuan berusia 33 tahun itu penuh keyakinan.
Toh meski semua cara dicoba, Nunung tak kunjung hamil. Yang menyiksa setiap kali datang bulan perempuan berperawakan mungil itu sakit. Itu baru dirasakan setelah 1 tahun menikah. Selain mulas di daerah perut, keluar keringat dingin bahkan sampai muntah. Untuk mengatasinya ia meminum obat-obatan penahan sakit yang dijual bebas. Namun, hanya hilang sebentar, rasa sakit mendera lagi.
Karena penasaran, pertengahan 2019 mereka memeriksakan diri ke RS Hermina, Depok. Hasilnya mengejutkan! Di dalam rahim bersemayam kista cukup besar sehingga sulit hamil. Tumor jinak itu jualah yang menyebabkan rasa sakit saat menstruasi. Dokter menyarankan operasi untuk mengangkat kista. “Tapi saya ngga mau. Kalau operasi gagal malah nanti ngga bisa punya anak,” ujar Nunung. Apalagi operasi membutuhkan biaya tidak sedikit.

3 ramuan

Lantaran enggan operasi Nunung dan suami melakukan upaya pengobatan alternatif. Salah seorang rekan kerja Yudi menyarankan untuk berobat kepada Lina Mardiana, pengobat tradisional di Yogyakarta.
Pada September berangkatlah pasangan suami istri itu menuju Yogyakarta kampung halaman Yudi tanpa harapan muluk-muluk. “Saya pasrah. Kalau usaha ini tidak berhasil, baru saya mau operasi,” tutur Nunung. Hasil pemeriksaan Lina, di rahim memang ada kista tapi tidak perlu dioperasi. Kondisi kandungan cukup baik sehingga berpeluang memiliki anak.
Pada pertemuan pertama Lina memberi pasangan suami istri itu masing-masing 1 paket ramuan berbentuk bubuk. Ramuan untuk istri berfungsi membersihkan kandungan. “Benalu teh dalam ramuan menghancurkan kista. Kandungan zat antibiotik pada kunyit membersihkan dinding rahim,” tutur putri pengobat tradisional terkenal, almarhumah Lies Kusumawati itu. Sang suami diberi ramuan penguat sperma. Obat herbal berbentuk bubuk itu diseduh bersama madu dan kuning telur sebelum dikonsumsi.
Ramuan pertama habis dalam sebulan. Setelah itu berturut-turut Lina mengirimkan ramuan ke-2 dan ke-3. Masing-masing untuk menyuburkan rahim dan mengaktifkan sperma, serta menguatkan rahim dan sperma. Lantaran setelah paket ke-3 habis Nunung hamil, konsumsi paket terakhir dilanjutkan.
Asupan obat tradisional itu dibarengi dengan berpantang. Pasangan suami istri itu “puasa” memakan ikan asin, terasi, kangkung, mentimun, nangka, semangka, makanan dan minuman beralkohol atau berlemak, misal tape singkong atau ketan, dan minuman bersoda.

Positif hamil

Lada meningkatkan vitalitas seksual

Buah kesabaran Yudi dan Nunung akhirnya terjawab sudah. Pada 2 Januari 2020 Nunung diketahui hamil.
“Sebelumnya saya tidak curiga apa-apa. Cuma badan kok lemas, segan melalukan apa-apa,” tuturnya. Justru sang kakak perempuan yang punya jadwal menstruasi sama curiga lantaran Nunung tak kunjung haid.
Rekan suami menyarankan membeli alat tes kehamilan. Penuh harap-harap cemas pasangan itu melakukan tes. Ternyata hasilnya positif. Hasil pemeriksaan urin pada bidan di dekat rumah pun menunjukkan hal serupa. Kabar gembira itu lantas disampaikan keluarga.
“Begitu mendengar berita Nunung hamil, konsumsi ramuan ke-3 langsung dihentikan. Sebagai gantinya saya kirim kapsul penguat rahim dan pil penambah darah,” papar ibu 1 anak itu.
Nunung diminta rutin meminum susu untuk menguatkan kondisi tubuh. Pantangan sebelum kehamilan masih berlaku hingga usai melahirkan. “Kalau kepingin ini itu ditahan karena ingat, sayang hamilnya susah,” kata Nunung yang pada Februari sedang mengandung 2 bulan.

Ramuan Cespleng

Hanya dalam waktu 4 bulan mengkonsumsi ramuan tradisional Nuriah hamil. “Selain jamu yang tepat, keyakinan pasien ikut mempengaruhi,” tutur Lina Mariawati, pengobat tradisional di Yogyakarta. Wanita cantik itu mewarisi kemampuan mengobati dari almarhumah Lies Kusumawati sang ibu yang pengobat tradisional spesialis menangani pasien sulit mendapat keturunan.
Setiap kali pasien datang mengeluhkan sulit memiliki anak, Lina melakukan prosedur standar memeriksa keadaan organ reproduksi suami dan istri. “Saya juga tanya sudah berapa lama sulit mendapatkan anak. Sudah pernah mengalami keguguran belum,” lanjut ibu 1 anak itu. Barulah suami istri diberi jamu sesuai kondisi pasien.
Prinsipnya ada 3 tahap jamu yang diberikan. Pertama, jamu pembersih kandungan dan indung untuk istri serta penguat sperma untuk suami. Seduh 1 bungkus setiap malam dicampur madu dan kuning telur. Jamu untuk istri berupa bubuk berbahan utama kunyit dan benalu teh. Benalu menghancurkan dan membersihkan bibit kanker, seperti kista. Zat antibiotik kunyit berfungsi membersihkan dan menyembuhkan keputihan dan darah kotor yang menempel di dinding rahim.
Ramuan untuk suami berisi bubuk akar alang-alang, merica, kencur, dan jahe. Merica meningkatkan vitalitas seksual. Sementara kencur dan jahe untuk mengatasi keletihan yang mempengaruhi produksi sperma.

Pantangan

Kunyit berkhasiat membersihkan keputihan dan darah kotor

Paket ke-2 untuk istri, jamu penyubur kandungan berupa bubuk kunir putih cina, buah akar alang-alang, dan mata kepala beras merah. Suami masih mengkonsumsi jamu paket pertama ditambah bubuk pasak bumi supaya sperma lebih aktif.
Ramuan ke-3 adalah penguat sel telur, rahim, dan plasenta. Isinya antara lain daun srikaya untuk penambah nafsu makan. Itu sebagai pengganti terapi hormon secara medis. Bila hormon reproduksi tidak seimbang perempuan sulit hamil. Selain obat berbentuk bubuk, ada kapsul temulawak, temuireng, dan kencur agar calon ibu sehat selama prakehamilan. Kapsul diminum pagi hari. Suami meminum ramuan paket ke-2 ditambah kapsul pasak bumi. Kombinasi tersebut menguatkan daya pancar, gerak, dan memperbaiki bentuk sperma.
Selama meminum ramuan obat tradisional, pasien mesti berpantang. Istri tidak boleh menyantap mentimun dan nanas. Mentimun membuat dinding rahim dan saluran indung telur basah. Akibatnya kotoran mudah menempel sehingga terjadi penyumbatan.
Nanas bersifat memecah sel sperma yang masuk ke rahim. Sperma hanya ekor saja atau kepala saja. Lagipula menyebabkan keputihan yang gatal dan berbau. Pantangan buat suami, antara lain kangkung, lantaran mengencerkan sperma.
Setelah 3 bulan mengkonsumsi ramuan, Lina memeriksa perkembangan kondisi pasien. Misal bila kondisi rahim membaik, ia diminta meneruskan ramuan paket ke-3. Bila belum ada perubahan, kembali ke paket ke-2. Biasanya setelah 3—4 kali meminum paket, kehamilan terjadi.