PENGELOLAAN SAMPAH KOTA DENGAN TEKNOLOGI EM4

Gambar Gravatar
  • Whatsapp
Fig.1 - Permasalahan sampah kota.

Hampir semua kota di Indonesia mengalami berbagai kendala dalam mengelola sampah kota. Permasalahan sampah ini tidak hanya dialami oleh kota-kota besar seperti Jakarta, tetapi juga kota-kota kecil seperti Kediri, Blitar, Pasuruan, Malang, dan sebagianya.

Hingga saat ini sebagian besar masyarakat beranggapan bahwa sampah merupakan bahan buangan yang tidak dapat dimanfaatkan, padahal berdasarkan kajian teoritis, ternyata sampah sangat berpotensi untuk di daurulang menjadi pupuk, pakan ternak, dan bahan bangunan seperti batako, yang bernilai ekonomi. PT SONGGOLANGIT PERSADA telah berhasil mengolah sampah menjadi bahan bernilai ekonomi. Apa saja yang diperlukan untuk pengolahan sampah menjadi bernilai ekonomi ini, disajikan lengkap dalam uraian berikut.

Bacaan Lainnya

Dalam rangka memanfaatkan dan mendaur ulang sampah menjadi bahan-bahan lain yang bernilai ekonomi, diperlukan perencanaan yang kosenptual, menyeluruh dan penanganan secara terpadu melibatkan berbagai komponen masyarakat. Dengan perencanaan dan penanganan yang terpadu, diharapkan dapat tercipta lapangan keija dan wirausahawan baru yang professional berbasis sampah kota dengan produk utama berupa komoditas pupuk organik dan pakan ternak.

Adanya program pembentukan wirausaha pupuk bokashi, penggemukan ternak, dan pakan ternak berbasis pemanfaatan sampah kota ini diharapkan dapat:

  • membantu mengatasi permasalahan yang diakibatkan oleh sampah kota.
  • Meningkatkan pendapatan para pemulung
  • Membuka wirausaha baru dalam usaha pembuatan pupuk organik, pakan ternak, dan tempat penggemukan ternak – Masyarakat dapat menyerap dan mengadopsi teknologi pengelolaan sampah dari bahan terbuang menjadi produk-produk yang bernilai ekonomi.

Kegiatan pokok yang dilaksanakan adalah memberikan kesadaran kepada masyarakat dan para pemulung tentang pemanfaatan sampah menjadi pupuk organik yang menunjang penerapan system pertanian organic melalui penyuluhan dan pelatihan serta demplot di TPS. Materi penyuluhan ditekankan pada teknik pembuatan pupuk organik, pembuatan pakan ternak dan cara penggemukan ternak di TPS.

Metode yang akan digunakan dalam pembentukan Wirausaha Baru berupa sosialisasi program, pelatihan, demplot dan pendampingan.

  • Kajian secara teoritis dan praktis tentang pembuatan pupuk organik (bokashi) dari sampah kota, penggemukan ternak, dan pembuatan pakan ternak, pembuatan pavling blok serta batako.
  • Sosialisasi dan pelatihan para pemulung dan masyarakat yang berdomisili di sekitar TPS dan TPA.
  • Demplot dan pendampingan program pembentukan wirausaha baru berbasis pemanfaatan sampah kota.

Teknologi Proses Produksi

Unit proses produksi terpenting adalah pengadaan alat atau mesin pencampur (mixing), pengahncur (miling) bahan baku, dan pemisah (grading) untuk mendapatkan produk yang memiliki kandungan unsure hara tinggi dan dikemas dalam tempat yang lebih praktis.

Disamping penggunaan peralatan tersebut, maka perlu ditambahkan bahan baku sekunder (substituen). Macam substituen yang perlu ditambahkan adalah humus enceng gondok, humus Azolla, batuan phosphat, zeolit, tepung tulang ikan, arang batok kelapa, air cucian beras, susu kadaluarsa, dan lain-lain sesuai dengan kebutuhan dan potensi yang ada.

Sampah yang datang setiap hari dipilah-pilah terlebih dahulu antara yang organik dan anorganik. Beberapa pemulung yang biasanya hanya memilah plastik, logam, dan kertas yang laku dijual kembali, dengan adanya kegiatan pembuatan bokashi ini juga membantu memilah bahan organik sehingga ada tambahan pendapatan. Setelah dipisahkan, kemudian bahan organik dihancurkan dengan alat penghancur (milling).

Sampah organik yang telah hancur, difermentasi dengan EM4 selama 1 hingga 2 hari. Sampah yang telah difermentasi dengan EM4 tersebut kemudian dicetak dengan cetakan kayu ukuran 1×1,5×1 m (lebar x panjang x tinggi) kemudian ditutup karung palstik / goni untuk metode anaerob dan dibiarkan pada metode aerob. Agar pupuk organik / bokashi tersebut mempunyai kualitas yang baik, maka dicampur dengan berbagai subsituen untuk memperkaya kandungan butrisi bokashi tersebut.

Setelah terdekomposisi dengan sempurna maka bokashi ini siap digunakan untuk mempuk tanaman. Bokashi ini bisa dibuat sebagai bahan pakan ternak (bokashi pakan ternak), baik pakan ternak ayam, kambing maupun burung dara dan lain-lain. Hanya saja perlu ditambahkan substituen spesifik agar mencapai formula pakan ternak sesuai gizi yang dibutuhkan ternak tersebut.

Pengolahan Sampah Kota Untuk Pakan ternak

Sampah kota yang terdekomposisi dengan menggunakan teknologi Effective Microorganisms (EM4) akan menghasilkan bahan pupuk yanag lebih cepat, kandungan unsure hara lebih banyak dan yang paling penting adalah bau busuk yang biasa tercium akan ditekan karena adanya rekayasa pemanfaatan mikroorganisme yang efektif tersebut. Bakteri pembusuk yang ada di sampah tadi disubstitusi dengan bakteri fotosintat dan jamur yang membantu proses fermentasi sampah, sehingga bau yang dihasilkan beraroma legit dan bias disesuaikan dengan aroma hasil sekresi bakteri yang dominan.

Proses dekomposisi yang sempurna dengan memanfaatkan mikroorganisme efektif ini juga tidak dapat diharapkan 100% tanpa busuk, sehingga di sana-sini masih muncul belatung lalat, agar belatung tidak menetas menjadi lalat maka siklus ini harus dipotong secara alami. Pemotongan siklus ini dengan memelihara unggas (burung dara, ayam, dll) agar belatung dimakan oleh unggas tersebut.

pakan ternak
Fig.1 – Ternak makan sampah.

Aroma manis yang dihasilkan dari proses fermentasi juga memberikan hasil sampingan berupa ketertarikan burung wallet menuju lokasi pengelolaan sampah ini, bahkan menjadikan belatung sebagai makanan tambahan bagi burung wallet tersebut.

Pakan ternak dari sampah yang terdekomposisi bisa dihasilkan karena kandungan protein dari sampah kota ini cukup tinggi, apalgi dengan pemanfaatan mikroorganisme yang efektif dapat direkayasa produk-produk yang akan dihasilkan. Prospek usaha dari kegiatan ini cukup baik.

Produk pupuk organik dan pakan ternak yang diproduksi sampah kota, sangat berguna bagi lahan-lahan pertanian yang saat ini kandungan bahan organiknya sangat rendah, sehingga prospek pupuk organik sangat menjanjikan karena dapat mendukung program pemerintah untuk mewujudkan system pertanian yang berkelanjutan. Kota bersih, desa subur dan masyarakat sehat dan sejahtera karena mengkonsumsi produk pertanian yang sehat, akan tercapai. Semoga.

Ingin mengelola sampah di kota Anda menjadi bernilai ekonomis? Hubungi PT SONGGOLANGIT PERSADA, Jl. Raya Kebagusan No. 63 Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Telp. (021) 78834091 (hunting) Fax (021) 78833768 E-mail: [email protected]

Pos terkait