Makanan tak ubahnya obat. Karena itu, memperhatikan apa yang harus dimakan seorang pasien, juga merupakan terapi. Bagi penderita sirosis hati, dikelompokkan dalam dua jenis. Tahap awal dan tahap lanjut.

MAKANAN sumber protein tidak boleh diberikan. Makanan diberikan berupa cairan yang mengandung hidrat arang sederhana seperti, macam-macam sari buah yang manis, sirop dan teh manis. Cairan diberikan sekitar 21 liter/hari.

Tetapi jika ascites dan diuresa belum sempurna, pemberian cairan dibatasi maksimal 1 liter/hari. Untuk mencukupi kebutuhan energi, ditambahkan infus glukosa. Pada keadaan ascites ini juga diadakan pembatasan pemberian unsur natrium.

Banyaknya pemberian natrium ini disesuaikan dengan berat ringannya ascites serta retensi garam/air yang ada. Pembatasan natrium berkisar antara 500-2000 mg natrium/hari. Pemberian natrium yang terbatas ini dikenal sebagai diet rendah garam.

Guna dari pembatasan unsur natrium ini untuk mencegah terjadinya penumpukan cairan tubuh dan untuk menghilangkan cairan yang berlebihan tersebut.

Jika kondisi orang sakit membaik secara bertahap diberikan protein. Protein yang diberikan per hari berkisar antara 20 s/d 60 gram. Hal lain lagi yang perlu diperhatikan pada penderita sirosis hati adalah timbulnya varices esophagus, yang dapat mengakibatkan perdarahan yang berat.

Menu Yang Diberikan Bagi Penderita Sirosis Hati

  1. Pada penderita sirosis hati setelah coma teratasi/ precoma dan segera setelah penderita dapat makan. Makanan diberikan berupa minuman manis seperti teh manis, sirop, macam-macam sari buah.
  2. Pada penderita sirosis hati di mana keadaan precoma/akut telah teratasi. Sumber protein dapat diberikan tetapi terbatas sekali. Pemberian secara bertahap berkisar antara 20-60 gram pro-tein/hari.

Bahan makanan senilai 2000 kalori protein 30

Bahan MakananGram/hari
Beras170 gram
Daging50 gram
Telur25 gram
Sayuran200 gram
Buah300 gram
Kanji/Maezena150 gram
Margarine/minyak20 gram
Gula pasir80 gram

Jika varices esophagus terjadi, tidak boleh diberikan makanan-makanan yang kasar, makanan yang diberikan dipilih yang tak banyak seratnya dan diha-luskan/diblender. Daging atau pun buah-buahan dan sayur-sayuran yang akan diberikan diblender, agar mudah ditelan dan tidak menimbulkan iritasi pada varises tersebut. Jika terjadi perdarahan, diberikan makanan cair.

Pemilihan Bahan Makanan Bagi Penderita Sirosis Hati

  1. Hindarkan makanan-makanan yang dapat menimbulkan gas seperti ubi, singkong, kacang merah, kol, sawi, lobak, nangka, durian, dan sebagainya.
  2. Hindarkan makanan yang telah diawetkan seperti hamburger, sosis, macam-macam lun-cheon meat, lever pasta, ikan asin, cornet dan sebagainya. Usahakan makanan selalu diberikan makanan segar.
  3. Pilihlah bahan makanan yang lemaknya tidak banyak seperti: daging yang tak berlemak, ikan segar, ayam tanpa kulit.
  4. Sebaiknya pilih sayur-sayuran yang kandungan seratnya rendah seperti bayam, wortel, biit, labu siam, kacang panjang muda, buncis muda, daun kangkung dan sebagainya.
  5. Bumbu-bumbu jangan terlalu merangsang, boleh pakai salam, laos, kunyit, bawang merah, bawang putih, ketumbar asal tidak terlalu banyak.
  6. Hindarkan bahan makanan yang terlalu berlemak seperti daging babi, usus babat, otak, sum-sum, santan kental.

Pilihan bagi penderita setelah koma teratasi

Contoh Penjabaran Menu Sehari-hari

  • Teh Manis (1 gelas)
  • Sirop (1 gelas)
  • Sari tomat/pepaya (1 gelas)
  • Sari sirsak (1 gelas)

Pagi:

  • Bubur 150 gram.
  • Semur telur ayam 1/2 butir.
  • Sop sayur cincang 1/2 gelas.
  • Teh manis 1 gelas.

Selingan Pukul 10.00

  • Nagasari (maezena + santan encer + pacar cina + gula) 2 buah.
  • Juice buah /2 gelas.

Makan Siang

  • Bubur – 250 gram.
  • Ikan bakar bumbu tomat – 25 gram (1 potong kecil).
  • Sayur bening cincang – 75 gram (1 mangkok kecil).
  • Sawo/pepaya -100 gram (1 buah)

Selingan sore

  • Agar maezena (maezena + agar + gula).
  • Juice buah 1/2 gelas

Makan Malam

  • Bubur – 200 gram.
  • Sop daging + soun – daging sapi cincang 25 gram
  • Sop sayur cincang – 75 gram (1 mangkok kecil).
  • Pisang/pepaya – 100 gram (1 buah)

Selingan Malam Seperti selingan pukul 10.00/sore

Melihat kondisi pasien, bentuk makanan maupun porsinya dapat ditingkatkan. Berarti tidak selamanya bubur dan dicincang. Segera jika keadaan telah mengizinkan, bisa diberikan tim dan tidak dicincang lagi. Hanya pemasakan harus empuk.

Penderita Sirosis hati ringan dan tidak ada gangguan absorpsi lemak.

Makanan yang diberikan pada penderita yang nafsu makannya baik, dapat menerima protein serta tidak menunjukkan gejala-gejala sirosis hati aktif.

Bahan makanan senilai 2400 kalori,

  • protein 80 gram,
  • lemak 63 gram.
  • Beras – 300 gram
  • Daging/sebangsanya – 150 gram
  • Telur – 50 gram
  • Susufull cream – 20 gram
  • Susu non fat – 20 gram
  • Tahu/tempe -100 gram
  • Sayuran – 200 gram
  • Buah – 300 gram
  • Minyak – 30 gram
  • Gula pasir – 60 gram

Pagi pukul 7.00

  • Roti tawar- 2 lembar.
  • Telur mata sapi -1 butir
  • Juice buah – 1 gelas.

Pukul 10.00

  • Susu full cream (I gelas).
  • Marie 3 lembar.

Siang pukul 13.00

  • Nasi – 200 gram
  • Pepes ayam – 50 gram
  • Cumi goreng mentega- 30 gram
  • Ca tahu + buncis – 50 gram + 75 gram.
  • Sop daging cincang + Jamur + -wortel – 25 gram + 25 gram + 50 gram
  • Pepaya -100 gram

Selingan sore

  • Bubur kacang ijo
  • kacang ijo – 25 gram
  • Gula – 20 gram

Malam

  • Nasi – 150 gram
  • Ikan panggang + saos asam manis – 50 gram
  • Hati ayam goreng mentega – 30 gram
  • Tempe bumbu kuning – 30 gram
  • Sayur bening bayam – 100 gram
  • Pisang – 125 gram (1 buah).

Selingan pukul 22.00

• Susu non fat 1 gelas