Terarium Mini Pengikat Cinta

Omong kosong? Tidak bagi Yeong Steve. Pria 29 tahun yang berdomisili di kawasan Pecinan di Singapura itu menyodorkan terarium mini berukuran 25 cm x 25 cm x 25 cm sebagai ungkapan kasihnya kepada Isabel Hsu …

Omong kosong? Tidak bagi Yeong Steve. Pria 29 tahun yang berdomisili di kawasan Pecinan di Singapura itu menyodorkan terarium mini berukuran 25 cm x 25 cm x 25 cm sebagai ungkapan kasihnya kepada Isabel Hsu (26 tahun).

Hobiis Aquascape itu tertawa keras bila mengingat reaksi Isabel melihat hadiah itu. “Dia memandang lama, lalu bilang minta dibelikan sebuah lagi untuk adiknya,” ujar Yeong yang juga hobiis ikan sapu-sapu hias itu. Terarium mini itu sebenarnya tidak murah, harganya mencapai Rpl-jutaan.

Menurut Yeong terarium mini yang dibelinya di sebuah toko akuarium itu bakal bertahan hingga belasan tahun. Apa sebab? Penghuni taman mini di kotak kaca itu rupanya tanaman artifisial alias buatan.

Demikian pula dengan satwa hiasnya. Salah satu contoh terarium mini buatan itu dipajang di stan Dymax, perusahaan pembuat akuarium asal Taiwan, saat perhelatan Aquarama 2011 di Suntec City, Singapura.

konsep Terarium mini banyak diperkenalkan di ajang Aquarama
Terarium mini banyak diperkenalkan di ajang Aquarama

Di kotak kaca akrilik mini itu tampak sebuah tanaman kaktus beserta beberapa batu bulat sekepalan tangan anak balita. Di atas batu kali itu berdiam seekor kura-kura yang asyik berjemur di bawah sorot lampu.

Terarium Buatan

Sejatinya terarium yang diperkenalkan pertama kali di Inggris pada zaman Ratu Victoria pada abad ke-17 itu merupakan taman mini yang dibuat di dalam kaca beraneka bentuk seperti bulat, kotak, hingga persegi panjang.

Beraneka tanaman dapat ditaruh di dalamnya bergantung tema yang dipilih si empunya. Beberapa tanaman yang lazim dipakai antara lain kaktus dan bromelia. Semua dibalut suasana sederhana dengan dominasi salah satu jenis tanaman sebagai titik fokus terarium.

Seiring waktu, tema terarium kini hadir lebih kompleks. Beberapa tema favorit adalah gurun, hutan hujan tropis, hingga rawa-rawa. “Bahan-bahan yang dipakai semirip mungkin kondisi aslinya,” kata Yeong.

Bila ingin memunculkan kondisi hutan hujan tropis, misalnya, bahan yang wajib tersedia potongan kayu, ranting, dan alat khusus yang bisa menyemburkan asap untuk menciptakan kesan kabut.

Namun karena tidak selalu mudah mendapatkan bahan-bahan itu, ornamen artifisial menjadi pilihan. Sebab itu jangan kaget bila batang pohon penghias latar terarium kini terbuat dari bahan plastik.

Pemakaian bahan-bahan buatan tidak haram, bahkan diyakini bakal mempermudah perawatan. “Kami merancang terarium memakai bahan buatan karena di sini (Singapura, red) orang tidak mau repot mengurus,” ujar Jake Tan dari Green Chapter, konsultan desain akuarium di Clementi Aveneu, Singapura.

Meski demikian bila bisa menghadirkan terarium memakai bahan alam tentunya menjadi nilai plus. “Kesan alaminya kuat, apalagi jika memberi ikan atau hewan lain sebagai pelengkap,” kata I. Mulyadi, hobiis ikan hias di Bandung, Jawa Barat.

Konsekuensi pemilikterarium alam harus rajin memupuk setiap 3 bulan. Tanaman juga mesti dipangkas secara berkala karena tanaman terus tumbuh.

Kegiatan memupuk dan memangkas tanaman di dalam air itu bagi sebagian orang merepotkan karena si empunya perlu mengetahui dasar-dasar aquascape untuk bisa merawat bak terarium itu.

modifikasi Dinding latar terarium serupa aslinya kini terbuat dari bahan plastik
Dinding latar terarium serupa aslinya kini terbuat dari bahan plastik

Jadi, pantaslah dengan beragam hal itu Yeong menunjuk terarium dengan tanaman buatan sebagai pilihan terbaik karena perawatannya sangat mudah.

Terarium dengan konsep Aquascape

Idealnya konsep terarium mengedepankan ruang terbuka bebas air yang porsinya bisa mencapai 80% dari keseluruhan rancangan.

Namun seringkali hobiis ingin memakai tanaman air sebagai komponen utama di dalam terarium. Hal itu praktis menuntut pemakaian air lebih banyak hingga 80%. Bila begini wujud terarium berubah menjadi aquascape.

Menurut Stefan Walter, direktur pengembangan Dennerle GmBH, produsen perlengkapan aquascaping dan akuarium di Jerman, penyebutan terarium dan aquascape tidak terlalu krusial.

Yang utama adalah tujuan memiliki kotak kaca itu seperti, “Terlihat elegan, tetapi mudah dipindahkan atau menjadi bagian interior meja,” papar Stefan. Artinya unsur seni peletakkan pun menjadi bagian penting.

Terarium mini memang tengah menanjak pamornya seperti terlihat di Singapura. Yeong hanya salah satu dari sekian banyak pencinta akuarium yang terpikat. Baginya setangkai mawar bukan lagi satu-satunya cara mengungkapan cinta. Cukup katakan cinta dengan terarium mini.

Tinggalkan komentar